Opini

Hujan dan Antisipasi Dengue

Oleh : very - Selasa, 10/12/2024 11:07 WIB


Prof Tjandra Yoga Aditama. (Foto: Ist)

 

Oleh: Prof Tjandra Yoga Aditama*)

Jakarta, INDONEWS.ID - Hari-hari ini kita praktis mengalami hujan hampir setiap hari. Dari berbagai masalah kesehatan yang perlu diantisipasi maka salah satunya adalah Dengue.

Di rumah saya bahkan 2 minggu yang lalu cucu saya yang berusia 1,5 tahun demam dan waktu di cek Laboratorium memang Dengue reaktif, Alhamdulillah sudah segera membaik.

Musim hujan memang biasanya akan terjadi peningkatan tempat perindukan nyamuk aedes aegypti yaitu nyamuk penular penyakit demam dengue atau yang biasa kita kenal sebagai Demam Dengue, baik yang dengan manifestasi perdarahan (DBD) atau tidak.

Hal ini dikarenakan pada musim hujan banyak sampah, misalnya kaleng bekas, ban bekas serta tempat-tempat tertentu terisi air dan terjadi genangan untuk beberapa waktu, yang akhirnya menjadi tempat berkembangbiaknya nyamuk sebagai penular penyakit.  

Karena itu diingatkan kembali tentang gerakan 3 M yaitu Mengubur kaleng-kaleng bekas; Menguras tempat penampungan air secara teratur; Menutup tempat penyimpanan air dengan rapat dan baik.

Untuk Dinas Kesehatan di berbagai daerah maka setidaknya ada tiga hal yang harus disiapkan.

Pertama, meningkatkan penyuluhan kepada masyarakat tentang demam dengue. Kedua, mengaktifkan kader kesehatan di tiap RT atau RW untuk mengadakan kunjungan rumah pada kasus yang diperlukan. Ketiga, memastikan bahwa pelayanan kesehatan di daerah masing-masing siap dan dapat memberi pelayanan kesehatan pada warga, dengan 3 kaidah utama, 1) bermutu, 2) cepat tanggap dan 3) ramah dan manusiawi.

*) Prof Tjandra Yoga Aditama adalah Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI/Guru Besar FKUI, Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara dan Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit serta Mantan Kabalitbangkes.

Artikel Lainnya