Jakarta, INDONEWS.ID-Hasil akhir laga Borneo FC kontra Arema FC di Stadion Batakan, kandang sendiri, Minggu (19/1/2025) sore dimenangkan tuan rumah dengan skor telak 3-1.
Pertandingan lanjutan BRI Liga 1 2024-2025 merupakan debut pelatih anyar Borneo FC, Joaquin Gomez usai pemecatan pelatih sebelumnya yaitu Pieter Huistra.
Joaquin Gomez memulai petualangan di BRI Liga hari ini dengan debut spektakuler. Dia mengunci kemenangan dengan skor meyakinkan 3-1 dan membuat skuad Pesut Etam kembali ke jalur menang.
Sebelumnya, Borneo FC mengalami empat kekalahan beruntun dengan kebobolan 13 gol. Performa buruk itu yang membuat Pieter Huistra dipecat dan diganti Joaquin Gomez.
Bermain di kandang, pelatih menurunkan starting XI dan formasi 1-5-4 sebagai berikut: Yusuf dipasang menjadi striker tunggal, diikuti R. Da Silva, Stefano Lilipaly, Peralta, Nduwar dan K. Teguh di baris tengah.
Lalu di lini belakang ada A. Buffon, Fajar Fathurrahman, Furtado dan Ronaldo Rodrigues. Sedangkan kiper utama dipercayakan kepada Nadeo Argawinata.
Racikan pelatih asal Spanyol ini berdampak bagus bagi kinerja tim. Laga sejak awal langsung ngegas. Saling serang menciptakan beberapa peluang masing-masing tim. Namun, hingga menit 25, belum ada gol tercipta.
Batu masuk menit ke-26 sang kapten Lilipaly mencetak gol pertama bagi Pesut Etam. Tertinggal 1-0, tim tamu terus memburu gol penyama.
Alih-alih mencetak gol penyama, Arema malah kebobolan pada menit 45 lewat Yusuf yang tak dikawal saat bergerak di depan mulut gawang. Skor 2-0 menutup babak pertama.
Masuk babak kedua, skuad tamu mampu memperkecil skor lewat gol Dalberto pada menit 49. Skor berubah menjadi 2-1.
Merasa berpotensi hasil imbang, Pesut Etam meningkat tekanan. Hasilnya, Lilipaly mencetak gol kedua basi tim. Skor 3-1 untuk kemenangan tuan rumah dan tidak berbuah hingga pertandingan selesai.
Dengan kemenangan, Borneo FC menempati peringkat 8 dengan mengoleksi 29 poin dari 19 laga. Sedangkan Arema di peringkat 10 dengan nilai 28 poin dari 19 laga.
Kemenangan 3-1 atas Arema menjadi sebut spektakuler Joaquin Gomez yang membuktikan bahwa dirinya lebih hebat dari pelatih sebelumnya.