Jakarta, INDONEWS.ID - Masyarakat masih 'ngeri' masuk markas militer, jangankan masuk melintas pun ada rasa was-was. Apakah itu benar? Tidak, buktinya ribuan almuni SMA 3 yang bagian dari masyarakat, berkumpul di Markas Besar TNI Angkatan Darat, bahkan mereka di sana membuat keriuhan, bersepeda bersama, joging, hingga dance diiring musik hingkar bingkar.
Berkumpulnya almuni SMA 3 Jakarta di Mebesad, guna mempererat alumni dari masa ke masa, selain itu acara 'Gowes Bareng Almuni' bertujuan menyatukan kembali alumni seusai Pilpres dan Pileg, yang mungkin mereka tak satu pilihan, juga menghapus anggapan negatif masuk Markas militer itu 'menakutkan'.
Ribuan almuni SMA 3 Teladan kumpul di area lapangan bola Mebesad sejak pukul 05.00 WIB, sepagi itu mereka sudah ada di tangsi militer, karena semangat mereka berolahraga dan bertemu rekan semasa SMA. Tampak hadir Ketua Umum Alumni Rahmat Gobel, ketua Angkatan 86, Mayjen TNI Arkamelvi, Pemred indonews.id, Asri Hadi yang turut meramaikan kegiatan itu.
Mayjen TNI Arkamelvi mengatakan, dirinya menawarkan rekan alumni untuk mengadakan kegiatan di Mabesad, dengan tujuan agar masyarakat lebih dekat dengan TNI. "Selama ini kan, masuk Mabes TNI, seram gitu kan, ternyata familiar kan", ujarnya menambahkan.
Menurutnya, TNI itu dari rakyat, untuk rakyat, dan oleh rakyat dan keberadaan TNI bukan untuk menakut-nakuti rakyat. Karena itu selaku almuni yang ada di militer, dirinya mengajak almuni dan komunitas masuk tangsi militer.
Alumni bersama militer bukan kali ini, sejak beberapa tahun lalu, Mayjen TNI Arkamelvi sudah mengajak mereka 'masuk' barak militer. Sebelumnya tahun 2023, mereka mengadakan di Serpong yang juga berlokasi di markas TNI.
Pertemuan di markas TNI, sudah seijin pimpinan TNI AD, untuk itu pihaknya menjadwalkan pertemuan tersebut, yang digelar Sabtu (25/01) ini. Dan rencana selanjurnya, Februari nanti mengajak alumni lintas angkatan berkegiatan di mesjid Mabesad.
Masyarakat dijin menggelar kegiatan di tangsi militer, asalkan acara tersebut hal yang postif, tertib dan mentaati aturan yang ada di sana. "Pokoknya TNI itu dari rakyat, oleh rakyat, untuk rakyat, jadi jangan takut-takut", kilahnya menambahkan.
Kegiatan ini juga didukung 100 personil Mabesad dari anggota Denma Mabesad, Infolatad, Kesehatan, Polisi Militer, dan Satuan lain. Mereka bersama panitia menyiapkan semua agar kegiatan Almuni di Mabesad berjalan lancar.
Digelarnya kumpul bareng alumni di Mabesad ini, Arkamelvi berharap, kegiatan ini untuk memperat alumni dan mendekatkan TNI dengan Rakyat, karena adanya TNI dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Semoga keakraban ini terus terjalin.