Jakarta, INDONEWS.ID --Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, membantah keras terkait Indra Sjafri yang dikabarkan kembali ditunjuk PSSI menjadi pelatih Timnas Indonesia U-23.
"Tidak benar coach Indra Sjafri mengambil Timnas Indonesia U-23 bahwa itu sudah ada Gerald Vanenburg. Jangan menciptakan kebingungan yang tidak penting," tegas Erick Thohir dalam konferensi pers di Menara Danareksa, Jakarta Pusat, Selasa (25/2/2025).
Diketahui, sebelumnya tersiar kabar kalau Sjafri kembali dipercaya PSSI untuk melatih Timnas Indonesia U-23 dalam rangka helatan SEA Games 2025 Thailand pada 9-20 Desember 2025.
Kabar mengenai penunjukkan Sjafri tersebut diungkapkan langsung oleh Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Dito Ariotedjo.
Dito menjelaskan bahwa Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, telah meminta Indra untuk fokus membangun tim yang akan berlaga di ajang multievent terbesar di Asia Tenggara itu.
"Pak Erick menyampaikan ke saya bahwa sementara [pelatih] untuk timnas junior (U-20) akan coba diganti. Namun, Coach Indra tetap ditugaskan untuk mempersiapkan tim SEA Games," kata Dito Ariotedjo, dikutip Antara, Rabu (25/2/2025).
Erick Thohir sendiri baru saja memecat Indra Sjafri sebagai nakhoda timnas U-20 pada Minggu (23/2/2025). Sjafri dipecat akibat Timnas Indonesia tersingkir dari Piala Asia U-20 2025 dan kegagalan lolos ke Piala Dunia U-20 2025.
Erick menjelaskan bahwa Timnas Indonesia U-23 sudah dilatih oleh Gerald Vanenburg yang ditunjuk PSSI pada beberapa waktu lalu. Gerald juga merangkap sebagai asisten pelatih timnas senior.
"Apakah nanti pemerintah juga dengan review-nya apakah akan mengirim tim sepak bola atau mungkin ada permintaan tertentu, kami mendengarkan pemerintah," tandas Erick.
Ketum PSSI itu menjelaskan bahwa kalau multievent itu domain pemerintah. Seperti misalnya kalau kita lolos ke Olimpiade Paris 2024, pemerintah memiliki dananya.
"Bicara SEA Games itu multievent, yang pendanaan full dari pemerintah. Saya melihat langkah-langkah yang kami lakukan itu bagian profesional kami. Kami di sendi-sendi yang lain yang kami lakukan," tandasnya.
Saat, lanjut dia, PSSI fokus membenah penasihat teknis yang mempunyai nama besar, rekam jejak yang baik untuk memperkuat tim.
"Jadi kami serius banget. Kami baru selesai melakukan review melepas coach Indra Sjafri," ungkapnya.