Jakarta, INDONEWS.ID-Inter Milan dan AC Milan akan menjalani derby della Madonnina atau duel klub se-kota, leg kedua semifinal Coppa Italia. Duel ini akan berlangsung di San Siro, Kamis (24/4/2025), kick off pukul 02.00 WIB.
Pada leg pertama yang berlangsung di markas AC Milan, 3 April 2025, kedua tim hanya memetik hasil imbang 1-1. Laga di San Siro akan menentukan tim mana yang layak ke final Coppa Italia.
Bermain di tengah-tengah lebih dari 80.000 suporter yang akan memenuhi San Siro, laga ini akan memberikan tekanan luar biasa kepada kedua klub se-kota Milan itu.
Bagi Inter, laga ini akan menentukan kelanjutan mega proyek Treble Winner. Menang lawan Milan akan membawa harapan bagi suksesnya Treble Winner.
Namun jika kalah, dampaknya bukan hanya tiket ke final Coppa Italia sirna, bisa berefek domino terhadap Liga Champions dan Serie A. Jika kalah, Inter akan membawa modal buruk saat menghadapi Barcelona di semifinal Liga Champions.
Tidak hanya itu, kekalahan bakal menambah catatan buruk Inter tanpa kemenangan derby sepanjang musim. Laga melawan Milan Kamis (24/4) akan menjadi derby kelima musim ini.
Maka pilihan bagi Inter hanya satu yaitu meraih kemenangan. Pilihan satu-satunya itu membuat Inter bakal tertekan bemain di hadapan suporter yang haus akan kemenangan laga derby.
Sementara bagi Milan, laga ini menjadi satu-satunya harapan trofi musim ini. Mereka sudah kandas di Liga Champions, disingkirkan oleh Feyenoord di babak play-off fase gugur.
Di Seri A, Mikan kini tercecer di peringkat ke-9. Kekalahan 0-1 dari Atalanta di Serie A, pada pekan 33 mempersulit peluang Rossoneri untuk lolos ke kompetisi Eropa musim depan.
Maka Derby della Madonnina yang akan digelar Kamis (24/4/2025) menjadi kesempatan terakhir Milan dan menjadi satu-satunya jalan untuk lolos ke Liga Europa.
Lantas, tim mana yang bakal menjadi pemenang dari laga krusial ini? Tentu saja catatan laga yang pernah mereka lalui, perlu disimak lagi untuk sekadar memprediksi tim mana yang menang.
Dari lima laga, Inter Milan menang 2 laga, imbang 2 laga dan sekali kalah. Tren Inter tidak konsisten dengan alur: main imbang 2-2 lawan Parma, menang 2 laga berturut-turut (lawan Bayern 1-2 dan Caligri 3-1), imbang 2-2 lawan Bayern dan terakhir kalah 1-0 di kandang Bologna.
Secara produktivitas gol, dari lima laga, mereka cetak 9 gol, kebobolan 7 gol, tidak cetak gol satu laga, rerata cetak 1,8 gol per laga dan rerata kebobolan 1,4 gol per laga.
Kendati modal Inter kurang meyakinkan, apa lagi kalah 1-0 sari Bologna pada pekan terakhir, Inter punya catatan impresif lain.
Dari enam kekalahan musim ini, mereka selalu merespons dengan kemenangan di laga berikutnya. Misalnya, saat mereka dari Juventus, pada laga berikutnya melawan Genoa mereka menang.
Sementara di pihak Milan, rekor lima laga terakhir mereka sedikit di bawah Inter Milan. Dalam lima laga, mereka hanya menang sekali, kalah dua kali dan imbang dua kali.
Trennya tidak konsisten, yaitu setelah 2-1 di kandang Napoli, lalu imbang dua laga (1-1 lawan Inter dan 2-2 lawan Fiorentina), lalu menang 0-4 lawan Udinese dan laga terakhir kalah 0-1 di kandang sendiri saat lawan Atalanta.
Kendati demikian, mereka juga punya catatan impresif yang bisa dijadikan rujukan motivasi bagi pemain. Rossoneri pernah menang 3-2 setelah tertinggal dua gol saat ajang Supercoppa Italiana.
Dari catatan tersebut, laga ini berpotensi dimenangkan oleh Inter, bisa dengan kemenangan tipis atau lewat asu penalti.
5 Laga Terakhir Head to Head
3/4/2025 Piala Italia ACMilan 1-1 Inter Milan
3/2/2025 Serie A Milan 1-1 Inter Milan
7/1/2025 Piala Super Italia Inter 2-3 AC Milan
23/9/2024 Serie A Inter 1-2 AC Milan
23/4/2024 Serie A Milan 1-2 Inter Milan
Performa 5 Laga Terakhir Inter Milan
20/4/2025 Bologna 1-0 Inter Milan
17/4/2025 Inter Milan 2-2 Bayern
12/4/2025 Inter Milan 3-1 Cagliari
9/4/2025 Bayern 1-2 Inter Milan
5/4/2025 Parma 2-2 Inter Milan
Performa 5 Laga Terakhir AC Milan
21/4/2025 AC Milan 0-1 Atalanta
12/4/2025 Udinese 0-4 AC Milan
6/4/2025 AC Milan 2-2 Fiorentina
3/4/2025 AC Milan 1-1 Inter Milan
31/3/2025 Napoli 2-1 AC Milan