Jakarta, INDONEWS.ID -- Como 1907 tampil impresif saat menjamu Inter Milan pada laga leg pertama Coppa Italia 2025/2026.
Pertandingan yang di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Rabu (4/3) pagi WIB itu berakhir dengan skor imbang 0-0.
Skuad besutan Cesc Fabregas mampu menahan gempuran tin raksasa pemuncak klasemen Serie-A tersebut.
Laga ini berjalan dengan sangat ketat sejak dibuka. Statistik mengatakan, kedua tim tampil imbang di semua apek.
Tim promosi Como menguasai bola 51 persen berbanding 49 persen milik Inter Milan.
Como melepaskan 5 tembakan, 1 tembakan tepat sasaran. Sementara Inter hanya 3 tembakan, 0 on target.
Como melepas 557 operan berbanding 559 operan milik tim tamu. Hasil ini menunjukkan bagaimana sulitnya Inter mengendalikan Como.
Menanggapi hasil ini, Fabregas sedikit kecewa. Mantan pemain Barcelona itu menilai timnya pantas menang, setidaknya 1-0.
Meski hanya imbang, pelatih asal Spanyol ini tetap mengapresiasi skuad besutannya.
.
"Hasilnya memang seperti itu [imbang]. Secara keseluruhan, saya merasa mungkin kami pantas mencetak gol, atau setidaknya lebih dekat mencetak gol," kata Fabregas dilansir dari Football Italia.
Dia mengomentari berlangsungnya laga yang sarat dengan taktik demi mendapatkan peluang dan mencetak gol.
Menurutnya, melawan tim raksasa Serie-A, timnya bermain sesuai yang diinginkan, meskipun hanya imbang 0-0.
"Ini seperti pertandingan catur, sangat taktik, di mana melawan tim paling dominan di Serie A, kami memainkan permainan yang kami inginkan. Kami solid," ujarnya.
Diketahui sebelumnya Como kalah 0-4 pada laga putaran pertama Serie A. Hasil itu memicu prediksi kalau laga kali ini dimenangkan Inter.
Namun Como yang kerap dianggap sebagai tim kuda hitam ini mampu mengubah prediksi dengan menahan Inter 0-0.
Fabregas mengatakan dirinya sama sekali tak memiliki dendam atas Inter. Hasil 0-0 bukan dendam atas hasil yang lalu.
"Tidak, pembalasan dendam hanya untuk pecundang. Ada orang-orang yang menunggu tiga atau enam bulan sampai Anda melakukan kesalahan," ucapnya.
"Orang-orang cerdas, mereka yang haus dan bersemangat untuk belajar, rendah hati dan terbuka untuk mendengarkan pendapat orang lain," imbuhnya.
Hasil imbang ini tentu masih memberikan harapan besar bagi Como untuk menang di leg kedua.
Kaga leg kedua akan berlangsung di markas Inter Milan, Stadion Giuseppe Meazza.