Nasional

Ditinggal Suami, Ibu Faizal Bangkit Bersama PNM Mekaar Demi 35 Anak Panti Asuhan: Ini Warisan Cinta Kami

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 22/04/2025 13:10 WIB


 

Jakarta, INDONEWS.ID - Kehilangan pasangan hidup bisa menjadi pukulan telak, dan itulah yang dialami oleh Ibu Faizal. Saat ditinggal sang suami untuk selamanya, ia sempat terpuruk.

Namun, dari duka mendalam itu, ia menemukan kembali kekuatannya—bukan hanya untuk dirinya sendiri, tetapi untuk puluhan anak yang bergantung padanya di Panti Asuhan Raudhatul Ummat, Kota Palu.

Panti asuhan itu bukan bangunan biasa. Ia dibangun dengan penuh kasih oleh almarhum suaminya. Kini, Ibu Faizal berdiri seorang diri menjaga warisan itu dengan sepenuh jiwa.

Dengan tekad membara, ia memutar otak untuk menjaga kelangsungan hidup panti. Bermodal bantuan dari program PNM Mekaar, ia mulai berjualan kue dan menitipkannya ke kios-kios sekitar setiap pagi. Dari dapur kecil, ia menyalakan api perjuangan yang memberi harapan kepada 35 anak asuhnya.

Ibu Faizal kini dikenal sebagai "Kartini masa kini" oleh banyak orang. Sosok yang tak bersuara lantang, namun menjadi terang bagi banyak jiwa. Ia adalah lambang keteguhan, cinta, dan keberanian dalam diam.

Direktur Utama PNM, Arief Mulyadi, memberikan apresiasi tinggi kepada perempuan-perempuan tangguh seperti Ibu Faizal. Menurutnya, perjuangan mereka membuktikan bahwa semangat Kartini masih menyala di sudut-sudut negeri.

“Mereka bukan hanya membangun usaha, tapi juga membangun harapan. Di balik langkah kecil mereka, ada kekuatan besar yang menghidupi keluarga dan komunitas,” ujar Arief.

Melalui program PNM Mekaar, ribuan perempuan di Indonesia telah mendapat pendampingan untuk bangkit secara ekonomi dan sosial. Di Hari Kartini ini, PNM mengajak seluruh masyarakat untuk terus mendukung dan menyemangati para perempuan hebat Indonesia.*

 

Artikel Lainnya