Nasional

Menteri Maman Bongkar Jurus Ampuh PNM Tekan Kredit Macet, Bank Lain Diminta Tiru!

Oleh : Rikard Djegadut - Sabtu, 26/04/2025 17:19 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Maman Abdurrahman, meminta 46 bank penyalur Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk belajar dari PT Permodalan Nasional Madani (PNM) dalam hal menjaga kualitas kredit.

Ia menilai, strategi PNM yang mengalokasikan dana khusus untuk tim pendamping UMKM terbukti ampuh menekan kredit macet atau non-performing loan (NPL).

“PNM itu NPL-nya di bawah 1%. Kami cek, ternyata karena mereka menginvestasikan sebagian dari biaya operasionalnya untuk membentuk tim pendamping,” ujar Menteri Maman dalam pernyataannya di Jakarta, Jumat (25/4/2025), dikutip dari Antara.

Sementara itu, data dari Bank Indonesia menunjukkan bahwa rasio NPL kredit UMKM secara nasional mencapai 4,03%, hampir dua kali lipat dari NPL perbankan secara keseluruhan yang hanya 2,18%. Artinya, dari setiap Rp 1 triliun kredit UMKM yang beredar, sekitar Rp 40 miliar berisiko gagal bayar.

Dengan target penyaluran KUR sebesar Rp 300 triliun tahun ini, Menteri Maman menilai perlunya strategi lebih agresif dan cermat, salah satunya dengan menghadirkan pendamping UMKM secara sistematis.

“Kenapa tidak dialokasikan sedikit, 1% atau 1,5% dari margin keuntungan industri keuangan untuk biaya pendampingan?” tantangnya.

Pertumbuhan kredit UMKM sendiri sedang melambat. Pada Januari 2025, pertumbuhan hanya tercatat 2,5% (year on year), jauh di bawah pertumbuhan total kredit perbankan yang mencapai 9,6%.

Menteri Maman meyakini, dengan kehadiran tim pendamping, pelaku UMKM bisa lebih paham soal pengelolaan keuangan dan manajemen usaha. Hal ini akan berdampak langsung pada ketahanan usaha dan kemampuan bayar pinjaman mereka.*

 

Artikel Lainnya