Jakarta, INDONEWS.ID - Duka menyelimuti acara silaturahmi Dewan Pengurus Daerah (DPD) PDI Perjuangan Jakarta yang digelar di Jakarta International Velodrome, Jakarta Timur, pada Minggu (27/4). Anggota Komisi C DPRD DKI Jakarta, Brando Susanto, meninggal dunia secara mendadak di tengah berlangsungnya acara.
Brando yang juga menjabat sebagai ketua panitia kegiatan tersebut, tiba-tiba terjatuh saat menyampaikan laporan di atas panggung. Insiden itu membuat ribuan kader PDIP yang hadir terdiam dalam keheningan, sementara petugas keamanan dan medis segera memberikan pertolongan pertama.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai penyebab wafatnya Brando. Ketua DPD PDIP Jakarta Adi Wijaya menyebut bahwa Brando kemungkinan besar mengalami kelelahan akibat padatnya aktivitas persiapan acara.
Gubernur Jakarta Pramono Anung yang hadir bersama Wakil Gubernur Rano Karno langsung mengumumkan kabar duka tersebut dalam sambutannya. “Saya baru mendengar kabar. Sahabat kita Brando meninggal dunia. Mohon doanya,” ucap Pramono di hadapan sekitar 5.000 kader yang hadir.
Setelah menyampaikan pernyataan singkat, Pramono meninggalkan lokasi acara menuju rumah sakit, sementara Juru Bicara Gubernur, Chico Hakim, mengambil alih sesi wawancara dengan wartawan. Hingga kini, pihak DPD PDIP Jakarta belum memberikan pernyataan resmi lebih lanjut terkait insiden ini.
Brando Susanto lahir di Jakarta pada 21 September 1977. Ia dikenal aktif dalam berbagai organisasi sejak masa kuliah, di antaranya sebagai Ketua Himpunan Mahasiswa FISIP Universitas Parahyangan dan Ketua Koperasi Mahasiswa Unpar. Ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC PDIP Jakarta Utara, Sekjen Perhimpunan Alumni Kolese Kanisius Jakarta, dan Ketua DPD Taruna Merah Putih DKI Jakarta.
Kepergian Brando meninggalkan duka mendalam, tak hanya bagi keluarga besar PDIP, tetapi juga bagi masyarakat Jakarta yang mengenalnya sebagai sosok pekerja keras dan berdedikasi.*