Jakarta, INDONEWS.ID - Perlahan tapi pasti, Madura United semakin menjauh dari zona degradasi. Laskar Sapeh Kerrab naik ke peringkat ke-13 usai mengakhiri laga kontra Persik pada lanjutan pekan ke-30 BRI Liga 1 dengan skor 2-1.
Bermain di markas sendiri di Stadion Gelora Bangkalan, Senin (28/4/2025) hari ini mulai pukul 19.00 WIB, tuan rumah tampil menekan lawan hingga berakhir kemenangan.
Dua gol keunggulan Madura United diborong oleh pemain asal Serbia, Miljan Skrbic. Dua gol atau brace Miljan membuat skuad besutan Angel Alfredo Vera kembali optimistis menatap Liga 1 tidak bakal berakhir di zona degradasi.
Sementara gol tim tamu dicetak oleh Osman, hanya 10 menit setelah Miljan mencetak gol pada menit ke-9.
Kekalahan 2-1 dari Madura United membuat Persik tidak beranjak dari peringkat 12 klasemen dengan 36 poin dari 30 laga.
Jarak dengan Madura United yang berada di peringkat 13 tinggal 3 poin. Jika laga pekan ke-31, Madura United kembali menang dan Persik kalah, poin bisa sama namun Persik tetap bertahan di posisi 12 karna lebih selisih gol.
Sementara posisi Madura United masih bisa dikudeta Peris ksrena jarak hanya 1 poin. Karena itu, Sapeh Kerrab wajib tidak kalah dalam empat laga tersisa jika ingin tudak terdegradasi.
Bermain di depan publik sendiri, Madura United langsung mengambil inisiatif serangan begitu peluit pembuka laga dibunyikan.
Sembilan menit laga berjalan, tuan rumah langsung unggul lewat gol Miljan Skrbic di menit ke-9.
Namun, tim tamu langsung menyamakan kedudukan pada menit ke-19 lewat gol Osman. Skor 1-1 tidak berubah hingga babak pertama berakhir.
Kembali dari ruang ganti, kedua tim kembali berduel mengejar gol penentu kemenangan. Hingga menit 60 babak, belum ada gol tercipta.
Baru pada menit 65, tuan rumah kembali unggul, lagi-lagi berkat ketajaman striker asal Serbia itu. Skor 2-1 memicu laga semakin panas.
Wasit pun tegas, mengeluarkan 4 kartu kuning. Dua kartu kuning untuk pemain Madura United yaitu Monteiro dan Palić. Dua kartu kuning lainnya untuk pemain Persik yakni Otto dsn Yaglo.
Upaya tim tamu untuk menyamakan skor selalu kandas di barisan pertahanan belakang Sapeh Kerrab.
Kedua pelatih dalam laga ini menerapkan skema yang sama. Pelatih Madura United, Angel Alfredo Vera menerapkan 4-3-3.
Monteiro paten di bawah mistar gawang, dipagar empat bek tangguh Wehrmann, Sanjaya, Afrisal dan Palić.
Sementara gelandang tengah ada Saputra, I. D. C. G. Júnior, dan Hidayat yang akan menopang kinerja link serangan Angulo, Rusad dan Skrbic.
Pergerakan Skrbic cukup efektif saat menghasilkan gol pada menit ke-9. Selanjutnya, aga kesulitan karena lini belakang Persik sudah terkoordinasi dengan baik.
Pelatih Persik Divaldo Alves pun menerapkan skema 4-3-3. Osman, Fergonzi dan Farandi menjadi ujung tombak yang diandalkan Alves.
Ketiganya ditopang Otto, Chand dan Zé Valente di lini tengah. Empat bek Meilana, Hehanusa, B. L, dan Yagalo cukup solid menjegal penyerang Saleh Kerrab sekaligus membentangi kiper Navacchio.
Hingga babak pertama kedua berakhir, skor imbang 2-1 untuk kemenangan tuan rumah.