Cilacap, INDONEWS.ID - Pertigaan jalan menuju objek vital Puskesmas 1 Kecamatan Karangpucung Kabupaten Cilacap membutuhkan lampu lalu lintas. Pasalnya, jalan tersebut merupakan akses menuju kantor Kecamatan Karangpucung yang setiap harinya disibukan oleh pelayanan masyarakat.
Pada ruas jalan nasional yang menghubungkan ke jalan Puskesmas dan kantor Kecamatan Karangpucung itu sering terjadi kecelakaan dan tak jarang mengakibatkan meninggal dunia.
Ditemui di kantornya, Kepala Puskesmas Karangpucung 1 dr. Prasetya Justitia mengatakan sering terjadi kecelakaan di jalur menuju ke kantornya, karena setelah keluar dari jalan Al-Lukman Puskesmas langsung menemui jalan nasional yang lurus dan menurun.
"Termasuk dokter internship kami mengalami kecelakaan di pertigaan itu sehingga mengalami patah tulang, hatinya robek dan panggulnya patah pada saat hari jadi Cilacap 21 Maret 2025," jelasnya pada Selasa (29/4/25).
Selain itu pada saat bersamaan, lanjutnya, ada salah satu guru SMK yang meninggal dunia dan satu muridnya mengalami luka berat.
"Harapan saya, demi keamanan dan keselamatan karyawan kami, pengunjung dan juga pasien Puskesmas, pastinya kami mohon untuk diadakan lampu lalu lintas dan speed trap. Apalagi pengunjung di Puskesmas seharinya mencapai 200 orang. Pastinya demi keselamatan pengunjung juga," jelasnya.
Sebelumnya Camat Karangpucung Asep Kuncoro mengaku sudah melakukan permohonan rambu-rambu lalu lintas di pertigaan itu. "Mengingat pentingnya kondisi itu, kami sudah mengajukan ke Dinas PUPR, bahkan sudah dua kali kami mengajukannya," ujarnya.
Saat ini pihak Kecamatan tinggal menunggu hasil pengajuannya. Jika belum ada konfirmasi juga nantinya pihak Kecamatan akan melakukan pengajuan kembali. (Agus Adi)