Nasional

BRI Life dan PNM Kolaborasi Tingkatkan Literasi Finansial dan Perlindungan Asuransi bagi Nasabah Ultra Mikro

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 02/05/2025 22:19 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - PT Asuransi BRI Life (BRI Life) bersama PT Permodalan Nasional Madani (PNM) memperkuat sinergi dalam meningkatkan kesejahteraan nasabah ultra mikro, khususnya anggota program PNM Mekaar. Kolaborasi ini diwujudkan melalui serangkaian kegiatan literasi dan inklusi keuangan di berbagai wilayah Indonesia, seperti Banyuwangi, Cirebon, Bandung, Pati, dan Yogyakarta.

Kegiatan ini bertujuan memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan keuangan serta manfaat perlindungan asuransi jiwa, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Salah satu kegiatan terbaru dilaksanakan di Cirebon, Jawa Barat, pada 23 April 2025, dengan mengusung tema “Cerdas Mengelola Keuangan untuk Membangun Kesejahteraan”. Kegiatan tersebut diikuti oleh 50 Ketua Kelompok PNM Mekaar.

Dalam pelatihan ini, BRI Life menyampaikan materi literasi keuangan dengan fokus pada pentingnya asuransi jiwa sebagai perlindungan terhadap risiko kesehatan dan kondisi tak terduga lainnya, yang dapat mengganggu stabilitas ekonomi keluarga.

Corporate Secretary BRI Life, Ade Nasution, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen berkelanjutan perusahaan dalam menyediakan solusi perlindungan keuangan yang terjangkau dan inklusif.

"Melalui kegiatan literasi ini, kami tidak hanya meningkatkan pemahaman terhadap produk keuangan, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap asuransi jiwa mikro. Dengan perlindungan ini, para nasabah diharapkan dapat tetap tangguh dan mandiri dalam aspek ekonomi," ujar Ade dalam keterangan tertulis, Selasa (29/4).

Senada dengan itu, Kepala Divisi JMT PNM, Cut Ria, menegaskan bahwa literasi dan inklusi keuangan harus dilakukan secara konsisten sebagai upaya membekali masyarakat dengan pemahaman tentang pentingnya perlindungan terhadap risiko.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap para ketua kelompok bisa menjadi agen perubahan dengan menyebarkan pemahaman yang didapat kepada anggota kelompok dan masyarakat di sekitarnya," ujar Ria.

Program literasi ini sebelumnya juga telah dilaksanakan di Banyuwangi pada 20 Februari 2025 dengan tema “Mengoptimalkan Keuangan dalam Mengembangkan Usaha Mikro”. Ke depan, kegiatan serupa akan digelar di Bandung, Pati, dan Yogyakarta, dengan pendekatan edukasi yang sederhana dan mudah dipahami oleh nasabah ultra mikro.

Ade menambahkan, sinergi ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang dapat direplikasi secara nasional untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat kecil melalui akses perlindungan keuangan yang inklusif dan berkelanjutan.*

Artikel Lainnya