Jakarta, INDONEWS.ID- - Persib Bandung akan menjalani laga pekan 34 atau pekan terakhir BRI Liga 1 dengan menjamu Persis Solo di Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu (24/5/2025) mulai pukul 16.00 WIB.
Bagi Persib Bandung yang sudah mengunci gelar Liga 1, duel kandang kali ini merupakan laga penutup yang penuh suka cita. Laga tanpa tekanan dilakukan skuad Maung dengan ceria.
Memenangkan laga ini akan menyempurnakan sukacita Bobotoh dalam menggelar pawai trofi Liga 1 keliling Kota Bandung yang rencananya akan digelar Minggu (25/5/2025).
Sebab, hasil laga ini tidak akan mempengaruhi posisi skuad besutan Bojan Hodak itu di klasemen akhir BRI Liga 1.
Jika menang, hanya akan berdampak pada cabang positif head to head dan menambah motivasi para pemain.
Saat ini Maung menempati peringkat pertama dengan 66 poin. Jika menang, klub yang sudah meraih trofi dua tahun berturut-turut ini akan finis di 69 poin.
Sisi lain, Persis Solo juga sejatinya berada dalam posisi aman. Menang dan kalah, Persis tetap aman dari ancaman degradasi. Bagaimana hal itu terjadi?
Skenario pertama, saat ini Laskar Sambernyawa berada di peringkat 13 dengan mengoleksi 36 poin, terpaut 4 poin dengan Persik yang menempati peringkat 12 dengan 41 poin.
Ini artinya jika Persis Solo menang, mereka hanya mampu mengoleksi 39 poin. Jadi meskipun menang mereka tetap di peringkat ke-13 dan ini aman dari degradasi.
Skenario kedua, jika Persis kalah dari Persib dan pada saat yang sama Madura United yang berada di peringkat 14 dengan 36 poin menang, maka dampaknya Madura United naik ke peringkat 13, Persis ke peringkat 14. Ini pun masih aman.
Skenario ketiga, bagaimana jika Persis kalah dan pada saat yang sama Semen Padang di peringkat 15 dengan 33 poin juga menang?
Sebab, tambahan 3 poin bagi Semen Padang akan menjadi 36 poin, sama dengan Persis? Nah Sambernyawa tetap berhak di peringkat 14, sebab selisih gol lebih besar dibanding Semen Padang.
Selisih gol dihitung berdasarkan jumlah gol yang dicetak dikurangi jumlah kebobolan atau kemasukan.
Tercatat, hingga pekan 33, Persis sukses mencetak 32 gol dan kebobolan 43 gol. Sehingga mereka memiliki selisih gol minus 11 gol (32-43=-11).
Sementara Semen Padang, dari 33 laga, mereka mencetak 36 gol dan kebobolan 60 gol, sehingga memiliki selisih gol minus 24 (36-60=-24).
Dengan hitungan ini, Persis yang bermain tanpa tekanan karena takut terdegradasi berpotensi menang.
Meski Persib Bandung menyandang status juara, secara head to head, keduanya seimbang, Persib menang 2 laga, Persis juga menang 2 laga, seri 2-2 sekali.
Lima laga terakhir Persib malah buruk. Maung Bandung kalah 2 laga, menang sekali dan seri 2 laga.
Persis malah lebih bagus dalam lima laga terakhir, menang 3 laga, sakali seri dan sekali kalah.
5 Laga Terakhir Head To Head
29/12/24 Liga 1 Persis 0-1 Persib Bandung
25/7/24 Piala Presiden Persib Bandung 0-1 Persis
4/2/24 Liga 1 Persib Bandung 2-2 Persis
8/8/23 Liga 1 Persis 2-1 Persib Bandung
4/4/23 Liga 1 Persib Bandung 2-1 Persis
Performa 5 Laga Terakhir Persib Bandung
16/5/2025 Persita 2-2 Persib Bandung
9/5/2025 Persib Bandung 1-1 Barito Putera
2/5/2025 Malut United 1-0 Persib Bandung
26/4/2025 Persib Bandung 3-0 PSS
18/4/2025 Persib Bandung 0-1 Bali United
Performa 5 Laga Terakhir Persis Solo
17/5/2025 Persis 1-1 Dewa United
11/5/2025 PSBS Biak 0-2 Persis
5/5/2025 Persis 0-1 Arema
FC 27/4/2025 Persis 1-0 Persita
19/4/2025 Barito Putera 0-1 Persis