Nasional

Libur Sekolah Lebih Seru!

Kemenparekraf Luncurkan "Kampung Main", Ajak Anak Main Sambil Selamatkan Lingkungan dan Literasi Budaya

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 26/06/2025 19:09 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Libur sekolah merupakan momentum penting yang dinantikan karena memberi kesempatan bagi keluarga untuk menghabiskan lebih banyak waktu bersama. Pada momen libur sekolah, terjadi kenaikan permintaan terkait kebutuhan wisata.

Menjawab kebutuhan masyarakat serta dalam upaya memperkuat pariwisata berkelanjutan, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia meluncurkan program aktivasi “Kampung Main”, yang berlangsung di lima kota besar selama masa liburan sekolah tahun ini.

Aktivasi Co-branding Wonderful Indonesia hadir sebagai salah satu bentuk kegiatan belajar dan eksplorasi bagi anak dengan cara yang menyenangkan. Program ini mengusung misi memperkenalkan desa wisata sebagai destinasi berkelanjutan, dengan fokus pada edukasi lingkungan dan pelibatan generasi muda.

Melalui kolaborasi bersama 18 mitra Co-Branding Wonderful Indonesia, Kampung Main tidak hanya menjadi wahana rekreasi, tapi juga sarana pembelajaran bagi anak-anak tentang pentingnya menjaga kelestarian alam dan budaya saat berwisata.

Program ini akan digelar di: Jakarta (Taman Mini Indonesia Indah, 26–29 Juni 2025); Bandung (Kiara Artha Park, 4–6 Juli 2025); Yogyakarta (Pasar Wiguna Taman Ambarrukmo, 5–6 Juli 2025); Surabaya (Kidzania, 11–13 Juli 2025) dan Bali (Secret Garden Village, 11–13 Juli 2025)

Kegiatan di Kampung Main meliputi permainan tradisional, DIY coloring, storytelling, instalasi seni dari limbah, hingga lomba unggahan media sosial yang berhadiah liburan ke desa wisata.

 

Program aktivasi Kampung Main ini bukan sekedar menyuguhkan hiburan serta edukasi dampak lingkungan semata, namun juga memberikan sebuah tanggung jawab kepada generasi muda untuk bisa berpartisipasi aktif dalam hal menjaga pelestarian Desa Wisata di berbagai daerah.

Selain itu, pengunjung diajak belajar tentang waste upcycling dan manajemen sampah, sejalan dengan visi regenerative tourism yang tengah digaungkan.

Asisten Deputi Strategi dan Komunikasi Pemasaran Pariwisata, Firnandi Gufron, menegaskan bahwa Kampung Main adalah bentuk konkret membangun kesadaran terhadap wisata yang ramah lingkungan dan budaya.

Program ini juga menjadi bagian dari implementasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam lima program unggulan pariwisata, seperti Gerakan Wisata Bersih, pemanfaatan AI di sektor pariwisata (Tourism 5.0), serta pengembangan kualitas Desa Wisata.

Dengan pendekatan yang menyenangkan namun edukatif, Kampung Main diharapkan bisa menginspirasi generasi muda sebagai agen perubahan yang menjaga dan melestarikan kekayaan desa-desa wisata Indonesia.

Sementara itu, Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf, Ni Made Ayu Marthini, menyebut bahwa partisipasi mitra Co-Branding menjadi bukti bahwa perhatian terhadap keberlanjutan tak hanya datang dari pemerintah, tapi juga seluruh pemangku kepentingan.

“Aspek lingkungan dan edukasi menjadi fondasi utama Kampung Main. Kami berharap kampanye ini bisa menumbuhkan kepedulian sejak dini serta memperkuat daya tarik desa wisata sebagai tumpuan ekonomi berkelanjutan,” ujarnya dalam keterangan pers yang diterima media, Kamis (26/6/25).

 

 



Artikel Lainnya