Nasional

PNM Dukung Perempuan Tangguh: Kisah Husni Hatta, dari Warung Sederhana Menjadi Usaha Prasmanan Favorit

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 11/07/2025 11:56 WIB


Palopo, INDONEWS.ID – PT Permodalan Nasional Madani (PNM) terus menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan perempuan prasejahtera melalui program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar).

Program ini tidak hanya memberikan akses pembiayaan, tetapi juga pendampingan usaha yang menyeluruh. Salah satu bukti keberhasilan program ini tercermin dari kisah inspiratif Husni Hatta, nasabah PNM Mekaar Unit Bua, Desa Karang Karangan, Palopo.

Husni Hatta, seorang ibu tunggal (single parent) dengan tiga anak, dulunya menjalani hidup dari usaha kecil-kecilan seperti menjual kue, nasi kuning, hingga mengantar galon. Namun semangatnya untuk menciptakan masa depan yang lebih baik tak pernah padam. Titik balik hidupnya datang saat ia bergabung sebagai nasabah PNM Mekaar.

Dengan pinjaman awal yang dikelola bijak, Husni merenovasi warung makan kecilnya menjadi usaha prasmanan. Berkat kegigihannya dan dukungan dari PNM, usaha tersebut berkembang pesat dan kini menjadi favorit warga sekitar. Tak hanya mampu mencukupi kebutuhan keluarganya, Husni bahkan telah membayar uang muka untuk rumah impiannya.

“Kisah Ibu Husni Hatta adalah cerminan nyata dari semangat PNM untuk tumbuh bersama nasabah. Kami tidak hanya memberikan pembiayaan, tetapi juga mendampingi dengan pelatihan dan dukungan sosial agar setiap perempuan, seperti Ibu Husni, dapat mandiri secara ekonomi dan menginspirasi lingkungannya,” ujar Pimpinan Cabang PNM Palopo, Eka Pradana Wijaya.

Keberhasilan Husni tidak hanya ditopang oleh modal finansial dari PNM. Ia juga menerima modal intelektual berupa pelatihan wirausaha—mulai dari pencatatan keuangan hingga strategi pemasaran—yang membantunya mengelola usaha secara profesional.

PNM juga menghadirkan modal sosial melalui pembentukan kelompok usaha berbasis komunitas, yang menjadi ruang saling dukung antar sesama perempuan pelaku usaha mikro.

“Saya merasa tidak sendiri. Ada banyak perempuan tangguh lain yang saling memberi semangat,” ujar Husni.

Kombinasi dari tiga jenis modal ini menjadi fondasi yang kuat bagi Husni untuk terus tumbuh dan menjadi inspirasi di lingkungannya.

Kisah Husni Hatta menjadi bukti nyata bahwa dengan keberanian dan dukungan yang tepat, perempuan prasejahtera dapat mengubah hidupnya dan berkontribusi nyata bagi komunitas.

PNM meyakini bahwa setiap perempuan memiliki potensi besar untuk berkembang. Melalui program Mekaar, PNM bertekad tidak hanya menjadi penyedia modal usaha, tetapi juga mitra pertumbuhan secara sosial, ekonomi, dan intelektual.

“Dengan semangat ini, kami akan terus hadir mendampingi jutaan perempuan Indonesia lainnya untuk melangkah lebih berani menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Eka.(Koran seruya)

Artikel Lainnya