Jakarta, INDONEWS.ID — PT Permodalan Nasional Madani (PNM) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat prasejahtera. Kali ini, PNM hadir dalam ajang Piala Presiden 2025 yang digelar sejak 6 Juli di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, dengan memfasilitasi 50 nasabah PNM Mekaar untuk berjualan di area luar stadion tanpa dipungut biaya.
Langkah ini menjadi angin segar bagi para pelaku usaha ultra mikro, khususnya perempuan, untuk memperluas pasar dan meningkatkan omzet. Ribuan penonton yang memadati stadion setiap hari menjadi peluang ekonomi yang besar.
Salah satu penerima manfaat adalah Ibu Ayu (40 tahun), nasabah PNM Mekaar sejak 2022, yang menjual es jeruk dan es kelapa. Berkat dukungan PNM, ia bisa mendapatkan omzet hingga Rp2 juta per hari.
“Berkat dukungan PNM Mekaar, saya bisa jualan di halaman stadion tanpa biaya. Omzet saya pernah mencapai Rp2 juta dalam sehari. Ini sangat membantu saya sebagai pedagang kecil,” ujar Ibu Ayu, yang memperoleh pembiayaan sebesar Rp8 juta dari PNM.
Ibu Ayu juga menambahkan bahwa keaktifannya dalam mengikuti Pertemuan Kelompok Mingguan (PKM) menjadi salah satu kunci dirinya terpilih untuk ikut serta dalam kegiatan ini.
Kisah serupa datang dari Ibu Dedeh Rohartati (48 tahun), nasabah sejak 2020, yang menjual spaghetti dan gorengan. Dengan pembiayaan sebesar Rp6 juta dari PNM, ia mampu menembus omzet harian hingga Rp3,6 juta selama gelaran Piala Presiden.
“PNM Mekaar bukan hanya memberikan modal, tapi juga bimbingan agar usaha kami terus meningkat. Terima kasih atas semua dukungannya,” ungkap Ibu Dedeh.
Sekretaris Perusahaan PNM, L. Dodot Patria Ary, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata dari semangat pemberdayaan PNM kepada nasabahnya.
“Kami ingin kehadiran PNM menjadi penguat ekonomi keluarga prasejahtera. Melalui kegiatan seperti ini, PNM mendorong agar para nasabah dapat merasakan langsung manfaat dari pemberdayaan, sekaligus membangun semangat untuk terus tumbuh dan mandiri,” kata Dodot.
PNM melalui program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis bagi pengusaha ultra mikro. Selain pembiayaan, pendampingan, dan pelatihan, PNM juga menciptakan akses pasar nyata seperti pada ajang ini.
Melalui semangat “PNM untuk UMKM” dan “PNM Pemberdayaan UMKM,” perusahaan plat merah ini terus berkontribusi dalam membangun kemandirian ekonomi nasional, khususnya bagi perempuan pelaku usaha di seluruh penjuru negeri.