Nasional

Pameran Karya Kreatif Indonesia, Aneka Produk Berkualitas dari UMKM Pilihan

Oleh : rio apricianditho - Sabtu, 09/08/2025 12:05 WIB


Asri Hadi pimpinan redaksi indonews.id dengan Deputi Gubernur senior BI Destry Damayanti hadir di acara Karya kreatif Indonesia di JCC Senayan

Jakarta, INDONEWS.ID - Pameran Karya Kreatif Indonesia menampilkan 360 UMKM pilihan di Nusantara yang memamerkan karya mereka nan luar biasa. Rata-rata UMKM tersebut merupakan binaan Bank Indonesia dan beberapa Kementerian, apa yang dipamerkan pun bukan kaleng-kaleng tapi hasil inovasi dan pengamatan hingga menghasilkan karya bermutu. 

Pameran digelar di Hall B, JCC, Senayan, Jakarta, aneka produk terpampang di puluhan stand di hal tersebut. Ratusan warga mendatangi pameran itu, bahkan pejabat, pengusaha, pebisnis, dan Pemred indonews.id, Asri Hadi tertarik melihat ribuan produk bermutu hasil karya anak bangsa di UMKM binaan Bank Indonesia. 

Hall yang mampu menampung ratusan orang, diubah menjadi ruang pamer layaknya butik maupun pusat perbelanjaan. Pengunjung tak dipungut biaya namun harus registrasi melalui barcode yang terpampang di pintu masuk. 

Begitu masuk hal B pengunjung akan disuguhi aneka busana yang dihasilkan dari kain tenun asal berbagai daerah, loby itu difungsikan seperti etalase toko yang memajang produk yang ada di sana. Anjungan Sumba, Nusa Tenggara Barat memikat dengan seniman Sasando yang terus memainkan lagu-lagu daerah maupun lagu pop, ada pula penenun yang tengah merajut kain khas Sumba. 

Selain produk harian seperti busana, bros, kalung dan sebagainya, ada pula kuliner dan berbagai jenis kopi. Guna pengelolaan kopi Indonesia makin mendunia, chef Arnold yang namanya tersohor sebagai juri pemilihan koki di stasiun TV melakukan demo meracik kopi menjadi seduhan yang layak diseruput semua orang, wah mantab rasanya. 

Bank Indonesia selaku pembina ratusan UMKM, terus mensosialisasikan penggunan Qris, lewat stand di sisi selatan hal B, beberapa petugas yang berjaga terus membimbing pengunjung pameran yang kebetulan mampir ke stand itu. 

Tak hanya sosialisasi Qris, BI juga mengedukasi pengunjung, bagaimana mendaur ulang uang yang salah cetak, lusuh, atau uang lama. Ternyata BI memproduksi ulang menjadi produk yang bisa kembali digunakan. Pengetahuan itu belum tentu bisa kita dapat, kalau saja BI tak menggelar pameran karya kreatif itu. 

Produk yang dipameran memang punya kualitas yang baik, seperti kain ulos yang diproduksi dari limbah rami, sawit, nenas, dan pisang. Menurut Yuliana Sianturi, satu kain dihargai Rp.10 juta, kenapa setinggi itu harganya karena proses pembuatan dari limbah menjadi benang menghabiskan waktu berbulan-bulan, belum lagi menenun menjadi kain butuh waktu 3 minggu. 

Sementara banyak pengunjung yang biasa menhadir pameran seperti ini mengakui bahwa pameran yang digelar Bank Indonesia merupakan pameran yang paling baik dari semua pameran yang pernah mereka hadiri. Bukan hanya UMKM-nya tapi juga produknya juga berkualitas dan mutu yang baik. 

Pengunjung kami temui di gerai khusus kuliner, yang menyediakan aneka masakan nusantara, seperti gudeg Yu Jum, sate Padang Danguang-danguang, bebek Sinjay Madura, soto udang Medan Akwang, dan puluhan menu lain nan ternama dari berebagai daerah di Nusantara.

TAGS :

Artikel Lainnya