Jakarta, INDONEWS.ID - Mitra Seni Indonesia (MSI) begitu peduli dengan sangar seni terutama mereka yang kesulitan dana. Untuk itu, MSI mengadakan pagelaran amal, koloborasi musik dan tari, dan pemainnya lebih dari 90 persen adalah perempuan. Pertunjukan itu didukung sejumlah artis seperti Hapi Salma, Chirstin Hakim, Olga Lydia, dan artis senior lainnya yang peduli dengan budaya bangsa.
Pagelaran Tutur Puan tidak hanya memukau penonton dengan seni tari dan musik tapi juga memiliki misi sosial yang mulia. Hadir pada kesempatan itu Menteri Perdagangan Budi Santoso, perwakilan dari Kementerian Kebudayaan, dan Pemred indonews.id, Asri Hadi selaku pecinta budaya.
Ketua Umum Mitra Seni Indonesia Sari Ramdani mengatakan, kita menggelar acara tersebut koloborasi dengan berbagai pihak termasuk kalangan artis. Dan hasil dari pagelaran ini kami serahkan ke sangar yang berkesenian dan juga membutuhkan dukungan agar mereka tetap eksis. Kita ingin itu agar seni budaya tetap dikenal dan di sayang oleh generasi muda.
Menurutnya, kolaborasi ini penting untuk sesama, dan melalui seni dan budaya dari ekonomi kreatif yang muncul sehingga itu membantu masyarakat untuk tumbuh dan mengembangkan bakat yang mereka miliki.
"Tak hanya seni dan budaya tapi juga makanan, kerajinan, wisatanya, dari daerahnya dan itu membentuk ekosistem ekonomi kreatif yang harus dipelihara dan dikembangkan", ungkapnya.
Dikatakan, pertunjukan amal ini tak menargetkan hasil tapi setiap MSI menggelar pertunjukan mereka memberikan donasi ke sanggar-sangar, tahun lalu saja ada 80 sanggar yang mereka bantu.
Tahun ini MSI akan memberikan ke sanggar yang tak memungut bayaran ke anak asuh, yang kebetulan mereka berkebutuhan khusus. Sanggar tersebut diharapkan bisa meningkatkan rasa percaya diri anak asuhnya melalui kesenian yang dilatih.
Untuk itu ia berharap, melalui seni budaya kita mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan itu adalah alat yang paling mudah meningkatkan kemampuan kita, bukan hanya kesenian tapi juga membangun. Kita juga ingin meng-generasi dan menjadi inspirasi bagi anak muda untuk melestarikan seni budaya.
Pagelaran ini menampilkan artis terkenal dan lintas generasi seperti Christine Hakim, Marini, Shelomita, Tika Bisono, Marcella Zalianty, Olga Lidya, Den Bagus dan Widi Mulia serta didukung tokoh inspiratif perempuan Indonesia diantaranya Marie Elka Pangestu.