Nasional

Kapolri Listyo Dongkrak Kepercayaan Publik, Polri Jadi Lembaga Penegak Hukum Paling Mentereng

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 28/08/2025 22:51 WIB


Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas (Foto: Ist)

Jakarta, INDONEWS.ID – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di bawah kepemimpinan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo berhasil meraih kepercayaan publik. Berbagai gebrakan dan kebijakan yang dijalankan membuat institusi “baju cokelat” itu semakin mendapat tempat di hati masyarakat.

Direktur Eksekutif Rumah Politik Indonesia, Fernando Emas, menyebut Polri saat ini menjadi salah satu institusi penegak hukum dengan kinerja paling menonjol dibanding Kejaksaan Agung, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Pengadilan, hingga Mahkamah Konstitusi (MK).

“Terkait penilaian publik mengenai lembaga penegak hukum dengan kinerja terbaik, responden menilai Kepolisian RI sebagai yang paling baik,” ujar Fernando, Kamis (28/8/2025).

Meski begitu, ia mengingatkan agar capaian tersebut tidak membuat Polri berpuas diri. “Prestasi ini jangan sampai membuat Polri stagnan, karena bisa berimbas pada krisis kepercayaan. Polisi presisi harus terus dilanjutkan agar Polri tetap mendapat perhatian dan kepercayaan masyarakat,” tambahnya.

Prestasi Polri di Bawah Kapolri Listyo

Di era kepemimpinan Jenderal Listyo, angka kriminalitas di Indonesia turun 4,23 persen, dari 339.537 kasus pada 2023 menjadi 325.150 kasus pada 2024. Penurunan ini dinilai sebagai bukti keberhasilan Polri dalam menciptakan rasa aman.

Peningkatan juga terlihat pada indeks keamanan Jakarta. Berdasarkan riset Global Residence Index (Januari 2025), Jakarta menempati peringkat 87 dari 181 kota besar di dunia, mengungguli Guangzhou (China), Istanbul (Turki), New York (AS), Moskow (Rusia), Kuala Lumpur (Malaysia), Bangkok (Thailand), dan New Delhi (India).

Sejumlah analis bahkan menilai Kapolri Listyo sebagai sosok penting yang dibutuhkan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga stabilitas keamanan dan mendongkrak kinerja Polri. Keseriusannya membenahi institusi kepolisian terlihat dari berbagai program, mulai dari penataan kelembagaan, transformasi SDM Polri di era Police 4.0, modernisasi teknologi kepolisian, hingga pemantapan kinerja pemeliharaan kamtibmas dan penegakan hukum.

Hasil Survei Rumah Politik Indonesia

Survei nasional yang dilakukan Rumah Politik Indonesia pada 22–26 Agustus 2025 di 34 provinsi dengan 1.525 responden menunjukkan Polri berada di peringkat pertama sebagai lembaga penegak hukum berkinerja terbaik dengan perolehan 20,11 persen. Sementara peringkat berikutnya antara lain KPK: 20,9%, Kejaksaan Agung: 20,5% dan Pengadilan: 18,51% serta Mahkamah Konstitusi: 17,21%

Selain itu, Polri juga dinilai unggul dalam penanganan kejahatan siber dan kriminalitas baru (22,32%), bersaing ketat dengan Kejaksaan Agung (22,29%) dan KPK (22,29%).  Dalam reformasi peradilan, Polri menempati posisi kedua dengan 20,6%, setelah Kejaksaan Agung (20,9%). Adapun dalam pemberantasan korupsi, KPK masih memimpin dengan 21,23%, disusul Polri (21,20%) dan Kejaksaan Agung (21,17%).

"Kemudian untuk penilaian publik mengenai Lembaga Penegak Hukum manakah yang paling memiliki kinerja terbaik dalam hal khusus yaitu Pemberantasan Korupsi. Sebanyak 21.23 persen responden menilai KPK yang paling memiliki kinerja terbaik, lalu diikuti dengan Polri yang memiliki selisih tipis sebesar 21.20 persen, kemudian sebanyak 21.17 persen responden menilai Kejaksaan Agung RI, lalu MK sebanyak 19.21 persen, dan terakhir Pengadilan dengan persentase sebesar 17.03 persen," pungkas Fernando.

Artikel Lainnya