Nasional

PNM Mekar Dukung Perempuan Lombok Tembus Pasar Internasional

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 04/09/2025 10:09 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Perseroan Terbatas Permodalan Nasional Madani (PNM) Cabang Mataram terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama melalui program pemberdayaan perempuan prasejahtera. Salah satu kisah sukses yang lahir dari program PNM Mekar datang dari Muliani, seorang perempuan asal Lombok yang menggeluti usaha kerajinan rotan dan ketak khas daerahnya.

Muliani memulai usaha dari bawah dengan modal terbatas. Namun, berkat sokongan permodalan dan pendampingan dari PNM Mekar, usahanya terus berkembang hingga menembus pasar internasional. “Usaha yang saya rintis ini juga tidak terlepas dari program PNM Mekar. Meski modal terbatas, pendampingan dari PNM memberikan banyak manfaat,” ujar Muliani.

Produk anyaman Muliani bahkan pernah tampil di pameran internasional di Jepang. Kesempatan itu membuka jalan bagi dirinya untuk terus belajar dan memperluas pasar. “Pengalaman itu membuat saya semakin percaya diri untuk terus maju. Harapan saya, usaha ini juga bisa membawa manfaat bagi ibu-ibu lain,” ungkapnya.

Tak hanya fokus mengembangkan usaha, Muliani juga memberdayakan perempuan di desanya. Ia mengajak ibu-ibu sekitar untuk belajar menganyam sehingga mereka bisa memperoleh tambahan penghasilan. “Dengan melibatkan ibu-ibu di desa, lebih banyak perempuan yang bisa mandiri secara ekonomi,” tuturnya.

Pemimpin Cabang PNM Mataram, Zulkarnain Nurdin, memberikan apresiasi atas semangat Muliani. Menurutnya, kisah ini membuktikan bahwa dengan gotong royong dan pendampingan yang tepat, usaha kecil bisa menjadi pintu rezeki yang lebih luas.

“PNM tidak hanya hadir memberikan modal, tetapi juga mendampingi dan membuka akses bagi nasabah agar bisa tumbuh bersama. Semangat Muliani bisa menjadi inspirasi bagi nasabah lain untuk meningkatkan kesejahteraan,” kata Zulkarnain.

Ia menambahkan, filosofi yang dijalankan Muliani sejalan dengan nilai PNM: tumbuh bersama, peduli sesama, dan menginspirasi. “Melalui gotong royong, karya anyaman mereka kini semakin diminati pasar, bahkan hingga mancanegara,” tegasnya.

Kisah Muliani menjadi bukti nyata bagaimana pemberdayaan perempuan melalui PNM Mekar tidak hanya meningkatkan taraf hidup keluarga, tetapi juga membuka jalan bagi komunitas yang lebih sejahtera.

Artikel Lainnya