Nasional

Bentrok di Sihaporas, Kronologi Pekerja PT TPL Diduga Serang Masyarakat Adat

Oleh : Rikard Djegadut - Senin, 22/09/2025 11:03 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Ketegangan terjadi di wilayah adat Sihaporas, Kecamatan Pamatang Sidamanik, Kabupaten Simalungun, Senin (22/9) pagi. Ratusan pekerja dan sekuriti PT Toba Pulp Lestari (TPL) diduga terlibat bentrokan dengan masyarakat adat setempat hingga menyebabkan warga luka-luka dan kerusakan fasilitas.

Peristiwa bermula sekitar pukul 08.00 WIB ketika sekitar 150 orang yang terdiri dari sekuriti PT TPL, buruh harian lepas, serta sejumlah oknum yang diduga preman bayaran mendatangi kawasan adat Buttu Pangaturan. Mereka datang dengan perlengkapan seperti helm, tameng, serta kayu panjang.

Di sisi lain, sekitar 30 warga Sihaporas yang sedang berkumpul di rumah bersama mencoba menghadang rombongan pekerja TPL. Warga mengupayakan dialog, namun situasi memanas ketika salah satu pihak sekuriti diduga memerintahkan untuk mendorong massa. Upaya warga menahan dorongan justru berujung pada pemukulan menggunakan kayu dan pelemparan batu.

Akibat insiden tersebut, sedikitnya lima orang warga dilaporkan mengalami luka-luka. Selain itu, posko masyarakat juga dirusak, enam unit sepeda motor hancur, serta rumah bersama warga turut mengalami kerusakan.

Hingga kini masyarakat adat Sihaporas masih bertahan di Buttu Pangaturan. Sementara para pekerja PT TPL disebut masih berada di lokasi, menimbulkan kekhawatiran warga akan adanya serangan susulan.

Artikel Lainnya