Nasional

Temui Jokowi di Solo, Abu Bakar Baasyir: Rakyat, Pemimpin, dan Orang Kafir Harus Dinasehati

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 30/09/2025 09:49 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Pendiri Pondok Pesantren Al Mukmin Ngruki, Sukoharjo, Abu Bakar Ba’asyir, menyambangi kediaman mantan Presiden Joko Widodo di Sumber, Kecamatan Banjarsari, Kota Solo, Senin siang (29/9).

Ba’asyir disambut langsung oleh Jokowi di depan rumah. Pertemuan keduanya berlangsung singkat, sekitar 20 menit. Seusai pertemuan, Jokowi mengantar Ba’asyir hingga ke mobil yang membawanya pergi.

Kepada awak media, Ba’asyir mengungkapkan bahwa kedatangannya bertujuan memberikan nasehat kepada Jokowi. “Saya hanya menasehati. Orang Islam itu wajib menasehati. Rakyat, pemimpin, dan orang kafir harus dinasehati,” ujarnya.

Ia menilai Jokowi sebagai sosok yang kuat, dan berharap mantan presiden itu dapat mengamalkan hukum Islam serta menjadi pembela Islam yang teguh.

“Pak Jokowi ini orang yang kuat. Jadi, mudah-mudahan menjadi pembela Islam yang kuat. Itu saja nasehatnya, supaya kembali mengamalkan hukum Islam dengan baik. Sebab, saya ini sedang berjuang minta negara ini diatur dengan hukum Islam,” kata Ba’asyir.

Ba’asyir juga menyebut telah mengirimkan surat kepada Presiden Prabowo Subianto dengan pesan serupa. Menurutnya, menyampaikan nasehat adalah kewajiban seorang ulama.

“Presiden pun sudah saya nasehati lewat surat. Karena itu, kewajiban ulama menasehati rakyat, menasehati kafir, menasehati pemimpin,” katanya.

Sementara itu, Jokowi mengaku terkejut dengan kedatangan tokoh yang pernah mendekam di penjara karena kasus terorisme tersebut. Kepada wartawan, Jokowi membenarkan bahwa isi pertemuan singkat itu memang berupa nasehat.

“Intinya Beliau menasehati saya untuk mengabdi pada Islam, itu saja. Terima kasih, ya,” ujar Jokowi singkat.

Artikel Lainnya