Jakarta, INDONEWS.ID - Duta Besar Republik Uzbekistan menggelar acara hari ulang tahun ke-34 Republik Uzbekistan di Ballroom 2 - Hotel Four Seasons Jakarta, Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 18, Jakarta 12710, malam ini, Selasa (30/9/2025).
Bertindak sebagai tuan rumah yakni Duta Besar Uzbekistan Mr. Oybek Eshonov dan Mrs. Mokhira Eshonova. Para tokoh menghadiri acara yang digelar mulai pukul 18:30 hingga 21:00 tersebut.

Beberapa tokoh penting mengikuti acara tersebut. Di antaranya, Menteri Perdagangan Budi Santoso, Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Otto Hasibuan, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifatul Choiri, Wakil Menteri Lingkungan Hidup, Diaz Hendropriyono, dan Pakar Komunikasi Ahmed Kurnia.
Selain itu, hadir pula Komisaris PT SUNRA Distributor Indonesia, Ismeth Wibowo, para duta besar negara asing di Indonesia dan berbagai undangan lain.

Dimintai komentarnya, Ismeth Wibowo mengharapkan acara tersebut bisa meningkatkan hubungan perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Uzbekistan.
”Terlebih lagi di Uzbekistan terdapat makam Imam Bukhari perawi hadist Rasulullah Muhammad SAW,” ujar Ismeth.

Sementara itu, Presiden kelima RI, Megawati Soekarnoputri mengirim ucapan selamat atas Hari Kemerdekaan ke-34 Republik Uzbekistan melalui karangan bunga.
Acara berlangsung dengan penuh khidmat namun penuh keakraban. Acara diisi dengan berbagai macam tarian dan hidangan khas Uzbekistan.
Hari Kemerdekaan di Uzbekistan merupakan salah satu hari libur umum terpenting di negara tersebut.

Republik Uzbekistan secara resmi mendeklarasikan kemerdekaannya dari Uni Soviet, yang saat itu telah runtuh. Namun, deklarasi ini hanyalah langkah awal dalam pembentukan negara baru di peta dunia.

Tahun-tahun awal kemerdekaan dipenuhi dengan kesulitan di setiap negara pasca-Soviet, dan Uzbekistan pun tak terkecuali. Transisi dari ekonomi terencana ke ekonomi pasar, pemutusan hubungan ekonomi dengan Uni Soviet yang kuat, dan kebangkrutan mendadak perusahaan-perusahaan yang dulunya berpengaruh terbukti menjadi ujian berat bagi republik muda ini. Untungnya, negara ini telah mengatasi banyak cobaan awalnya dan terus merespons tantangan-tantangan baru di zaman kita.
Hari Kemerdekaan adalah hari libur pertama yang diakui secara resmi setelah kemerdekaan Uzbekistan pada tahun 1991, dan terus dirayakan dengan meriah setiap tahun.

Tentu saja, hari raya istimewa tak akan lengkap tanpa hidangan istimewa, dan pada Hari Kemerdekaan, hidangan nasi nasional yang mewah sering disiapkan dan dinikmati bersama keluarga, kolega, teman, dan tetangga. Hari Kemerdekaan di Uzbekistan memang selalu berkesan dan istimewa. *