Nasional

PNM Aceh Latih 500 Nasabah di Bener Meriah untuk Tingkatkan Usaha dan Literasi Keuangan

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 17/10/2025 07:27 WIB


Asisten Administrasi Umum Setdakab Bener Meriah Armansyah didampingi pimpinan cabang PT PNM cabang Aceh Agung Utomo dan sejumlah tamu undangan lainnya foto bersama peserta pelatihan Pengembangan Kapasiatas Usaha di Gedung olahrga dan Seni (GORS) Simpang Tiga Redelong, Selasa (14/10/2025). Foto@ RRI/ Bambang Syah Putra

 

Jakarta, INDONEWS.ID - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) cabang Aceh kembali mempertegas perannya sebagai lembaga pemberdayaan ekonomi perempuan melalui kegiatan Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) berskala besar di Kabupaten Bener Meriah.

Acara yang digelar di Gedung Olahraga dan Seni (GORS) Simpang Tiga Redelong pada Selasa (14/10/2025) tersebut diikuti oleh 500 nasabah aktif PNM, yang mendapatkan pelatihan pengembangan usaha serta literasi keuangan.

Pimpinan Cabang PNM Aceh, Agung Utamo, mengatakan bahwa PNM tidak hanya berfokus pada pembiayaan modal usaha, tetapi juga mendampingi nasabah melalui pelatihan rutin. Pelatihan diberikan secara massal maupun dalam kelompok kecil di berbagai kampung.

“Hingga saat ini, lebih dari 16.000 nasabah aktif program Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera (Mekaar) di Kabupaten Bener Meriah telah merasakan manfaat pembiayaan PNM, dan seluruhnya merupakan perempuan,” jelas Agung.

Ia menyebutkan bahwa sebagian besar nasabah di Bener Meriah bergerak di sektor usaha rumahan, olahan hasil pertanian, dan perkebunan. Dengan adanya pembiayaan dan pelatihan, PNM berharap para pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga.

Agung juga menegaskan pentingnya sinergi antar pihak untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Peningkatan ekonomi hanya bisa tercapai melalui kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan lembaga keuangan,” ujarnya.

Melalui kegiatan PKU ini, PNM terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kapasitas usaha ultra mikro dan mendorong kemandirian ekonomi perempuan di pelosok Aceh.

Artikel Lainnya