Jakarta, INDONEWS.ID - Kabar duka datang dari keluarga besar Alumni SMA Negeri 3 Jakarta dan Pangudi Luhur (PL) angkatan 1984. Telah berpulang ke Rahmatullah, Bapak Harry Danardoyo, suami dari Ibu Retno Murni (Mbak Ni).
“Innalillahi wa innailaihi roji’un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa ‘afihi wa fu’anhu,” demikian ungkapan belasungkawa yang disampaikan oleh kerabat dan sahabat almarhum sebagaimana dikutip media ini dari grup aplikasi perpesanan WhatsApp pada Minggu (26/10/25).
Almarhum meninggal dunia pada hari ini, Minggu 26 Oktober 2025. Ucapan duka cita dan doa terus mengalir dari rekan, sahabat, serta keluarga besar alumni SMA 3, khususnya dari angkatan 1984 dan alumni Pangudi Luhur yang mengenal sosok almarhum sebagai pribadi hangat dan bersahabat.
Salah satunya dari Pemimpin Redaksi Indonews.id, Drs. Asri Hadi, MA, yang merupakan alumni SMA Negeri 3 Teladan Jakarta.
"Semoga almarhum Bapak Harry Danardoyo mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala dosa-dosanya, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan. Aamiin ya Rabbal ‘alamin," ucapnya.
Jenazah disemayamkan di rumah duka yang beralamat di Jl. Bukit Hijau 9 No. 6, Pondok Indah, Jakarta Selatan.
Harry Nugroho Prasetyo Danardojo diketahui meninggal usai mobilnya yang dikendarainya tertimpa pohon tumbang di Jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, pada Minggu (26/10/2024).
Semasa hidupnya, Harry Nugroho Prasetyo Danardojo merupakan seorang pebisnis terkemuka dan menjabat sejumlah jabatan strategis. Dia pernah menjabat sebagai Direktur PT Minna Padi Investama Sekuritas Tbk.
Harry juga merupakan founder Asco Prima Surya, menjadi CEO pada Baris Maritime Logistic Operations, Baris Capital hingga CEO Baris Resources.*