Nasional

Diikuti Oleh Anggota IKPNI, Kementerian Sosial Gelar "November Run 2025" di TMII

Oleh : very - Minggu, 02/11/2025 11:27 WIB


Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya bersama Ismeth Wibowo, cucu dari Pahlawan Nasional Ir. Djuanda, di acara ”November Run” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (2/11/2025). (Foto: Ist)

 

Jakarta, INDONEWS.ID - Kementerian Sosial menggelar ”November Run” di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) pada Minggu (2/11/2025).

Acara yang diikuti lebih dari 4.000 peserta ini digelar untuk memperingati Hari Pahlawan yang berpuncak pada 10 November 2025.

Acara dihadiri oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul, Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya, Wakil Menteri Sosial Agus Jabo, Ketua Umum Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) sekaligus putri Bung Hatta, Meutia Hatta, anggota IKPNI Ismeth Wibowo, yang merupakan cucu dari Pahlawan Nasional Ir. Djuanda.

Selain itu, acara tersebut juga dihadiri oleh mantan Wakil Ketua MPR Melani Leimena, Direktur Utama Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Ratri Paramita, mantan Menpora Hayono Isman, para anggota keluarga Pahlawan Nasional Indonesia lainnya maupun masyarakat umum.

(Bersama Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul. Foto: Ist)

Gus Ipul mengatakan November Run bukan sekadar ajang olahraga, tetapi ajakan untuk mengenang jasa para pahlawan.

“Hari ini kita berlari bukan untuk menang, tetapi untuk mengenang. Kita berlari bukan sekedar menggerakkan tubuh, tetapi untuk menghidupkan kembali jiwa perjuangan para pahlawan bangsa,” ujar Gus Ipul dalam pidatonya sebelum melepaskan peserta “November Run 2025”, di TMII, Jakarta Timur.

Menurut Gus Ipul, momen November Run menjadi ajang refleksi bahwa perjuangan belum berakhir.

“Dulu para pahlawan kita tak mengenal istilah menyerah. Mereka berlari tanpa sepatu, berjuang tanpa perlengkapan canggih. Tapi mereka punya satu hal yang tak tergantikan, cinta kepada Indonesia,” tutur Gus Ipul.

“Maka marilah kita jadikan November Run bukan hanya ajang olahraga, tapi gerakan kebangsaan. Gerakan untuk mengingat, meneladani, dan meneruskan perjuangan,” lanjunya.

Ia mengatakan, kegiatan ini terinspirasi dari “Merdeka Run” yang sebelumnya digagas oleh Seskab Teddy pada bulan Agustus lalu.

“Yang kedua, ini untuk pertama kalinya memperingati Hari Pahlawan, ya, kita laksanakan satu kegiatan November Run. Ini juga karena inspirasi dari Pak Teddy. Waktu 17 Agustus, Pak Teddy bikin Merdeka Run waktu itu,” katanya.

Dimintai komentar terkait acara tersebut, Ismeth Wibowo yang merupakan cucu dari Ir. H. Djuanda, Perdana Menteri Indonesia yang terakhir sekaligus Menteri Pertama yang pertama dan terakhir mengatakan mengapresiasi acara ”November Run” tersebut.

”Acara ini merupakan penghormatan terhadap para pahlawan bangsa yang telah gugur memperjuangkan dan mempertahankan tanah bangsa dan negara Indonesia. Juga acara ini bisa meningkatkan kesehatan kita sebagai generasi penerus bangsa. Karena itu, acara ini diharapkan terus berlanjut,” ujar cucu Ir Djuanda, yang pernah menjabat sebagai Pejabat Presiden RI dikala Presiden Pertama RI Bung Karno dinas ke luar negeri itu.

Ismeth juga mengatakan, acara serupa harus terus digelar dalam rangka memperkenalkan dan mendorong investasi karena TMII merupakan representasi Indonesia mini. ”Semoga acara seperti juga bisa meningkatkan arus investasi yang menjadi perhatian besar Presiden Prabowo,” katanya.

Ajang lari ini terdiri dari 3 kategori yaitu 5K, 3K, dan 1K yang bisa diikuti oleh masyarakat umum.

Kegiatan ini juga diwarnai dengan pakaian bertema perjuangan, mulai dari kostum pahlawan hingga mengenakan beragam baju adat.*

Artikel Lainnya