Nasional

Anak Perempuan Usia 13 Tahun Diduga Bunuh Ibu Kandung di Medan, Polisi Amankan Pelaku

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 11/12/2025 10:52 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Warga Jalan Dwi Kora, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, dikejutkan oleh tewasnya seorang perempuan bernama Faizah Soraya (42) yang diduga dibunuh oleh anak kandungnya sendiri pada Rabu (10/12) sekitar pukul 05.30 WIB. Pelaku merupakan anak perempuan berusia 13 tahun yang masih duduk di bangku SMP.

Kepala Lingkungan 5 Tanjung Rejo, Tono, mengatakan bahwa ia mendapat laporan sesaat setelah salat Subuh. Saat tiba di lokasi, ambulans dari Rumah Sakit Columbia telah datang dan memastikan korban sudah meninggal dunia.

“Tadi saya masih di masjid. Habis salat Subuh dipanggil orang, ada kejadian katanya. Pas saya datang, ambulans sudah memeriksa korban dan dinyatakan meninggal,” ujar Tono saat ditemui di lokasi.

Menurut keterangan sementara yang diterima Tono, dugaan kuat mengarah pada anak korban sebagai pelaku. Namun, ia menegaskan belum mengetahui secara pasti motif maupun penyebab kejadian tersebut.

“Menurut keterangan, anaknya yang (melakukan). Tapi penyebabnya belum tahu,” katanya.

Tono menyebut terdapat luka pada pergelangan tangan korban. Namun, ia tidak melihat adanya senjata tajam di lokasi kejadian. “Enggak tahu bekas apa. Senjatanya enggak tampak, cuma ada luka di pergelangan tangan,” tuturnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa selama ini hubungan ibu dan anak tersebut dikenal baik dan akrab. Sang ibu bahkan rutin mengantar anaknya ke sekolah setiap hari.

“Hubungannya bagus, akrab. Setiap hari ibunya antar anaknya sekolah. Enggak ada masalah,” ungkapnya.

Saat ini, anak berinisial A telah diamankan oleh pihak kepolisian dengan didampingi ayahnya. Sementara itu, jenazah Faizah Soraya telah dibawa ke Rumah Sakit Columbia Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Medan Sunggal, Kompol Bambang Gunanti, belum memberikan keterangan resmi terkait kasus ini. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap motif dan kronologi lengkap kejadian tragis tersebut.*

Artikel Lainnya