Jakarta, INDONEWS.ID - Suasana Hari Raya Idul Adha di Madrasah Syahadatul Darain berlangsung penuh kebersamaan dan kepedulian sosial.
Seperti tradisi yang terus dijaga setiap tahun, pengurus madrasah kembali melaksanakan pemotongan hewan kurban yang melibatkan masyarakat sekitar, para guru, hingga para siswa.
Tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembelih mencapai sembilan ekor sapi dan sepuluh ekor kambing yang berasal dari bantuan berbagai pihak dan para dermawan.
Pengurus madrasah menyampaikan rasa syukur atas antusiasme masyarakat yang terus memberikan dukungan terhadap kegiatan kurban di lingkungan madrasah. Bantuan datang dari berbagai kalangan, termasuk tokoh masyarakat serta sejumlah donatur dari Jakarta, di antaranya pengusaha Tommy Winata yang kembali menyalurkan hewan kurban untuk masyarakat di sekitar madrasah.
Daging kurban nantinya akan dibagikan kepada para siswa, guru, masyarakat sekitar, hingga warga yang membutuhkan. Pengurus memastikan proses distribusi dilakukan secara tertib agar seluruh penerima yang berhak bisa merasakan manfaat dari ibadah kurban tersebut.
Kegiatan kurban di Madrasah Syahadatul Darain disebut sebagai tradisi yang diwariskan oleh almarhum KH Syuk Hamdani sejak puluhan tahun lalu. Setelah estafet kepemimpinan diteruskan kepada generasi berikutnya, tradisi penyembelihan hewan kurban tetap dipertahankan sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat dan syiar keagamaan.
Menurut pengurus, semangat berbagi dan gotong royong menjadi nilai utama dalam pelaksanaan Idul Adha di madrasah tersebut. Mereka berharap kegiatan kurban dapat terus berlangsung setiap tahun dan semakin banyak masyarakat yang ikut berpartisipasi membantu sesama melalui penyaluran hewan kurban.
Selain menjadi momen ibadah, pelaksanaan kurban di Madrasah Syahadatul Darain juga menjadi simbol kuatnya hubungan antara madrasah, masjid, dan masyarakat sekitar dalam menjaga tradisi kepedulian sosial yang telah berjalan turun-temurun.