Nasional

Mobil Pembawa Makanan Bergizi Gratis Tabrak Siswa di Cilincing, 21 Orang Jadi Korban

Oleh : Rikard Djegadut - Kamis, 11/12/2025 17:27 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Sebanyak 21 orang menjadi korban kecelakaan setelah sebuah mobil yang diduga milik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menabrak siswa dan guru di SDN 01 Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, Kamis (11/12). Mobil tersebut diketahui tengah membawa Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang rutin didistribusikan ke sekolah.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa sebagian korban harus menjalani perawatan di RSUD Koja dan RSUD Cilincing. Ia juga telah menjenguk para korban yang dirawat di RSUD Koja.

“Sampai sekarang ini tercatat ada 21 korban. Lima dirawat di Rumah Sakit Koja, satu guru, empat siswa, dan enam di RSUD Cilincing. Saya tadi sudah melihat lima yang di Koja ini, mudah-mudahan tidak ada hal yang lebih parah dari itu,” kata Pramono.

Menurut Pramono, mobil pembawa MBG tersebut memang setiap hari mengantar makanan ke sekolah-sekolah. Namun pada hari kejadian, terjadi pergantian sopir, yang diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan.

“Mobil MBG sebenarnya setiap hari mengantar makanan di tempat itu. Karena sopirnya ganti, padahal pintunya tertutup, masuk dengan kecepatan yang tidak terkontrol dan menabrak murid serta guru yang ada di sana,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta menanggung seluruh biaya perawatan para korban.

“Saya sudah menyampaikan kepada dua Direktur RSUD dan Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, biaya sepenuhnya ditanggung Pemerintah DKI Jakarta,” tambahnya.

Sementara itu, Badan Gizi Nasional (BGN) sebelumnya melaporkan bahwa terdapat 19 korban yang dirawat akibat insiden tersebut.

“19 korban dirawat di dua RS,” kata Wakil Kepala BGN Nanik S. Deyang, yang memastikan bahwa tidak ada korban meninggal dunia dalam kecelakaan itu.

Hingga saat ini, pihak berwenang masih melakukan pendalaman terkait penyebab pasti kecelakaan dan kondisi sopir mobil SPPG.

Artikel Lainnya