Nasional

Pria Diduga Mata Elang Tewas Dikeroyok, Kerusuhan Pecah di Kalibata

Oleh : Rikard Djegadut - Jum'at, 12/12/2025 07:45 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID – Seorang pria yang diduga merupakan mata elang (debt collector) tewas setelah dikeroyok sejumlah orang tak dikenal di Jalan Raya Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, Kamis (11/12/2025) sekitar pukul 15.30 WIB. Identitas korban hingga kini belum diketahui.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur menjelaskan, insiden bermula ketika korban dan seorang rekannya menghentikan laju seorang pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi.
“Awal mulanya ada seorang pengendara motor yang saat melintas diberhentikan oleh teman-teman dari debt collector,” ujar Mansur kepada wartawan di lokasi kejadian, Kamis malam.

Tak lama setelah itu, sebuah mobil berhenti tidak jauh dari tempat kejadian. Sekitar lima orang turun dan langsung membantu pengendara motor tersebut.
“Dengan sporadis, pengguna mobil tersebut langsung memukul teman-teman debt collector ini. Kurang lebih empat sampai lima orang pengguna mobil tersebut yang sama-sama jalan dengan pengendara motor itu,” jelas Mansur.

Kedua pria yang diduga mata elang itu kemudian diseret ke pinggir jalan, tepat di bawah tenda pedagang kaki lima (PKL). Setelah pengeroyokan berlangsung, para pelaku langsung melarikan diri.
“Yang mukul langsung kabur dengan begitu cepat,” kata Mansur.

Polisi memasang garis polisi di sekitar tenda PKL yang menjadi lokasi pengeroyokan. Namun situasi kian memanas tiga jam kemudian ketika dua kelompok tak dikenal terlibat bentrokan.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 18.40 WIB menunjukkan belasan pria masih berkumpul di sekitar TKP. Suasana tegang meningkat ketika wartawan yang hendak meliput didatangi seorang pria yang menanyakan identitas media.
“Saya pikir polisi,” ujarnya singkat.

Tak lama berselang, tenda PKL di samping TKP dirusak dan lampu dimatikan. Sebuah sedan hitam melaju kencang melewati lokasi dan langsung dikejar oleh sejumlah pria. Mobil tersebut berbalik masuk ke sebuah gang, sementara salah satu pria memukul kaca pos keamanan hingga pecah sambil berteriak:
“Keluar lu!”

Kerusuhan makin membesar. Sejumlah tenda PKL dibakar dan terdengar ledakan dari salah satu titik api. Keadaan ini sempat membuat panik warga dan mengganggu aktivitas lalu lintas. Pengguna jalan diteriaki untuk segera menyingkir dari lokasi.

Aparat kepolisian kemudian tiba untuk melakukan penyisiran dan mengamankan area. Hingga kini, polisi masih menyelidiki motif bentrokan lanjutan tersebut dan mengejar pelaku pengeroyokan.

Artikel Lainnya