Gaya Hidup

Film Horor Romantis Indonesia Korea Tolong Saya Siap Tayang 29 Januari 2026

Oleh : rio apricianditho - Kamis, 15/01/2026 19:23 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Industri film Tanah Air bersiap kedatangan judul baru yang cukup unik. Film Tolong Saya atau dalam judul Korea Dowajuseyo menjadi karya horor-romantis yang memadukan unsur budaya Indonesia dan Korea Selatan. Film ini merupakan produksi perdana dari Heart Pictures, dipayungi oleh dua rumah produksi baru tanah air, dengan menghadirkan sejumlah pemain dari kedua negara.

Acara perilisan film tersebut digelar di CGV Sudirman, Studio 2, Jakarta Selatan, pada Kamis (15/1/2026), menghadirkan dialog budaya bertema “Mitos Horor Korea dalam Film Tolong Saya” yang turut melibatkan akademisi dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia.

Gabungan Horor, Budaya, dan Romantika

Produser film, Herty Purba, mengungkapkan bahwa idenya memproduksi film layar lebar berangkat dari kondisi bisnis televisi yang tengah lesu dan kuatnya penetrasi media sosial sebagai kanal hiburan baru.

“Genre horor masih sangat disukai, baik di Indonesia maupun Korea Selatan. Tapi kami ingin menghadirkan celah marketing yang berbeda, yaitu memadukan horor dengan drama cinta ala Korea,” ujar Herty dalam konferensi pers.

Ia menilai fenomena besarnya penggemar drama Korea di Indonesia—mulai dari ibu rumah tangga hingga remaja—menjadi pintu yang menarik untuk digarap. Maka, Heart Pictures memutuskan menggandeng aktor Korea sekaligus membangun alur yang terhubung dengan budaya kedua negara.

Isu Kekerasan Terhadap Perempuan

Tolong Saya tidak hanya menjual sensasi horor. Film ini mengangkat isu kekerasan terhadap perempuan melalui kisah arwah penasaran yang menuntut keadilan.

Film ini mengisahkan Tania (Saskia Chadwick), mahasiswi Indonesia yang sedang menempuh studi di Korea. Hidup Tania berubah ketika ia mengalami teror dan kerasukan arwah Min Young (Kim Seo Young), korban kekerasan seksual yang tewas misterius.

Tania pun menjadi perantara untuk menguak kematian Min Young bersama Dr. Park Min Jae (Kim Geba) dan sahabatnya, Sherly (Aruma Khodijah). Namun misi itu tidak mudah, karena di tengah penyelidikan, muncul sosok Dion — teman lama sekaligus cinta pertama Tania — yang justru menjadi penghalang sekaligus sosok obsesif dalam hidupnya.

Alur tersebut membuat Tolong Saya menjadi film horor yang juga menyelipkan unsur romantis dan psikologis.

Adegan Ikonik dan Kombinasi Budaya

Salah satu adegan yang sempat menjadi sorotan adalah ketika karakter Tania kerasukan dan melontarkan dialog penuh amarah dengan bahasa Korea—sebuah elemen yang jarang muncul dalam film horor lokal.

Selain menggabungkan dua budaya dalam tema dan dialog, film ini juga menghadirkan latar lokasi yang diambil dari Korea Selatan dan Indonesia.

Para pemain yang terlibat antara lain, Saskia Chadwick sebagai Tania, Kim Seo Young sebagai Min Young Kim Geba sebagai Dr. Park Min Jae Aruma Khodijah sebagai Sherly serta Brian sebagai Dion. 

Siap Tayang Akhir Januari

Herty berharap Tolong Saya dapat memantik antusiasme penonton Indonesia dan membuka ruang eksplorasi baru untuk produksi film lintas budaya.

“Film ini baru permulaan. Kami yakin masih banyak hal gaib dan mitologi Korea yang bisa dieksplor pada produksi berikutnya,” tutur Herty. 

Tolong Saya rencananya mulai tayang di bioskop pada 29 Januari 2026

Film ini  disutradarai Nur Muhammad Taufik dan Sjahfasyat Bianca, dibintangi oleh Saskia Chadwick, Kim Geba, Cinta Brian, Dito Darmawan, dan Aruma Khadijah.

Artikel Lainnya