Jakarta, INDONEWS.ID-- Persik Kediri harus puas dengan meraih 1 poin saat menjamu Persijap Jepara.
Laga lanjutan Super League 2025/2026 di Stadion Brawijaya pada Senin (6/4) sore, berakhir dengan skor 0-0.
Persik sejatinya tampil cukup dominan dengan sejumlah peluang berbahaya.
Pada menit ke-28, publik tuan rumah sempat bersorak ketika Jose Enrique berhasil menjebol gawang Persijap.
Namun, gol tersebut dianulir oleh wasit setelah tinjauan VAR menunjukkan Jose Enrique berada dalam posisi offside.
Bertindak sebagai tuan rumah, Persik terus menekan pertahanan lawan sepanjang pertandingan.
Skor 0-0 bertahan hingga babak pertama berakhir. Peluang emas kembali didapat pada menit ke-60 setelah wasit menunjuk titik putih.
Sayang sekali, Jose Enrique yang maju sebagai eksekutor gagal menjalankan tugasnya dengan baik.
Tendangannya mudah dipatahkan kiper Persijap dengan menggunakan kaki.
Pertandingan ini berjalan keras dengan keras dan banyak pelanggaran.
Buktinnya, wasit harus mengeluarkan delapan kartu kuning untuk meredam tensi kedua tim.
Duel-duel fisik kerap terjadi, termasuk insiden pada menit ke-78.
Wigi Prayama dari Persik beradu udara dengan Najeeb Yakubu dari Persijap.
Benturan tersebut membuat Yakubu sempat mendapatkan perawatan sebelum akhirnya bisa melanjutkan pertandingan.
Persijap memberikan teror yang luar biasa di 10 menit akhir pertandingan.
Kedua tim saling berusaha mencetak gol di sisa waktu, namun tidak ada gol yang tercipta hingga peluit panjang dibunyikan.
Skor imbang 0-0l pun menjadi hasil akhir dari laga keras ini.
Dengan hasil ini, Persik tertahan di peringkat ke-12 klasemen dengan koleksi 30 poin.
Sementara itu, Persijap berada di posisi ke-14 dengan raihan 22 poin.