Jakarta, INDONEWS.ID- Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku kecewa karena pertandingan Persija melawan Persib Bandung batal digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada Minggu (10/5).
lantaran ada kegiatan salah satu organisasi kemasyarakatan di Istora Senayan.
"Saya sudah menyampaikan kalau kecewa, pasti kecewa. Saya pribadi kecewa karena saya berharap bahwa pertandingan bisa diadakan di Jakarta," kata Pramono di Jakarta, Kamis (7/5).
Namun, dia memilih tak berpolemik karena sudah mendengarkan pernyataan resmi dari pihak-pihak penyelenggara Liga Super. .
"Saya tidak mau berpolemik terhadap hal itu karena saya tahu dan alasan yang disampaikan oleh pihak-pihak yang berkompetensi untuk penyelenggaraan ini," kata Pramono.
Diketahui, penyelenggara Liga Super menginstruksikan Persija Jakarta untuk menjamu Persib Bandung dalam laga kandang untuk pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur.
Direktur Utama Liga 1 atau I. League Ferry Paulus mengatakan faktor keamanan menjadi alasan utama pengambilan keputusan tersebut.
Selain alasan keamanan, kepadatan agenda di Jakarta sepanjang Mei turut mempengaruhi pertimbangan pemindahan laga Persija vs Persib.
Menurut dia, pemindahan lokasi tanding Persija vs Persib ke Stadion Segiri sebagai jalar keluar yang terbaik agar pertandingan tersebut tetap dimainkan di tanggal sesuai jadwal.