Nasional

Gelar Public Expose 2026: Rumah Zakat Tegaskan "Impact in Action" sebagai Komitmen Dampak Nyata

Oleh : Rikard Djegadut - Rabu, 08/04/2026 17:02 WIB


Chief Executive Officer (CEO) Rumah Zakat, Irvan Nugraha usai menggelar Press Conference Public Expose Rumah Zakat 2026 di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu (8/4/26/ Foto: Rikard Djegadut/Indonews.id)

Jakarta, INDONEWS.ID - Rumah Zakat menggelar Public Expose 2026 sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik, sekaligus menegaskan komitmennya dalam menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat melalui semangat “Impact in Action”.

Kegiatan ini turut menghadirkan Mantan Wapres Ma`ruf Amin. Selain itu, acara ini juga dihadiri oleh Waryono Abdul Ghofur serta Zainut Tauhid Sa`adi sebagai bagian dari dukungan terhadap gerakan pemberdayaan yang diinisiasi Rumah Zakat.

Sebagai lembaga pengelola zakat, infak, sedekah, dan dana sosial lainnya, Rumah Zakat memiliki kedudukan legal resmi di bawah regulasi pemerintah dengan prinsip tata kelola yang transparan, akuntabel, dan sesuai syariah. Posisi ini menjadikan Rumah Zakat sebagai mitra terpercaya bagi masyarakat, korporasi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam upaya pemberdayaan umat.

Chief Executive Officer (CEO) Rumah Zakat, Irvan Nugraha, menegaskan bahwa tema “Impact in Action” bukan sekadar slogan, melainkan arah strategis lembaga dalam memastikan setiap program memberikan dampak yang nyata.

“Melalui Public Expose 2026 ini, kami ingin menegaskan bahwa setiap amanah yang diberikan oleh para donatur harus diwujudkan dalam aksi nyata yang terukur dan berkelanjutan. Inilah makna dari ‘Impact in Action’, yaitu memastikan setiap program benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,” ujar Irvan Nugraha.

Sepanjang tahun 2025 hingga memasuki 2026, melalui gerakan #BikinBahagia, Rumah Zakat bersama para mitra strategis berhasil menjangkau 1.896.896 peserta program, baik di dalam maupun luar negeri. Program pemberdayaan yang dijalankan mencakup sektor pendidikan, kesehatan, ekonomi, hingga lingkungan, dengan dampak yang dirasakan langsung oleh masyarakat.

Di wilayah Sumatera, berbagai program kemanusiaan difokuskan pada respons kebencanaan dengan melibatkan masyarakat terdampak dalam proses penanganan dan pemulihan. Upaya ini dilakukan melalui penyediaan hunian sementara, bantuan pangan, dan layanan kesehatan. Sementara itu, di Palestina, Rumah Zakat terus menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa pangan, layanan kesehatan, serta dukungan bagi para pengungsi yang terdampak konflik sebagai wujud solidaritas kemanusiaan global.

Memasuki Ramadhan 2026, Rumah Zakat kembali menghadirkan berbagai program unggulan, seperti penyaluran paket berbuka puasa dan sahur, bantuan pangan bagi keluarga prasejahtera, kado lebaran yatim, baju lebaran dhuafa, program zakat fitrah dan fidyah, serta pemberdayaan berbasis masjid. Seluruh program dirancang untuk memperluas manfaat sekaligus memperkuat solidaritas sosial masyarakat.

Irvan Nugraha juga menambahkan bahwa kolaborasi menjadi kunci dalam memperluas jangkauan manfaat program.

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kolaborasi dengan pemerintah, mitra, dan masyarakat menjadi kekuatan utama untuk menghadirkan perubahan yang lebih luas dan berkelanjutan, baik di tingkat nasional maupun global,” tambahnya.

Dalam rangkaian acara Public Expose 2026, Rumah Zakat juga memberikan sejumlah penghargaan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi berbagai pihak. Penghargaan Lifetime Achievement 2025 diberikan kepada Abdul Muhaimin Iskandar, serta penghargaan lainnya dalam kategori Tokoh Pemberdayaan 2025, Happiness Awards 2025, dan Outstanding Stakeholder 2025.

Lifetime Achievement merupakan penghargaan yang diberikan kepada individu yang telah menunjukkan dedikasi, komitmen, dan kontribusi luar biasa sepanjang perjalanan pengabdiannya dalam bidang sosial, kemanusiaan, maupun pemberdayaan masyarakat.

Sedangkan Tokoh Pemberdayaan merupakan penghargaan yang diberikan kepada individu yang berdedikasi dalam mewujudkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat melalui berbagai upaya pemberdayaan yang berkelanjutan.

Adapun penghargaan Happiness Awards meliputi mitra kolaborasi pemberdayaan berdampak, muzakki teladan berdampak, influencer berdampak, serta mitra kemanusiaan berdampak. Sementara itu, Outstanding Partnership Award diberikan kepada mitra yang berhasil membangun kemitraan yang kuat, efektif, dan berdampak dalam mendukung pelaksanaan program sosial dan kemanusiaan.

Selain itu, dalam kesempatan yang sama turut diselenggarakan sesi press conference yang membahas implementasi tema Impact in Action serta melanjutkan gerakan kebaikan lainnya melalui program #QurbanBikinBahagia. Rangkaian kegiatan ini juga diisi dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) sebagai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi lintas sektor.

Mengusung tema Impact in Action, Rumah Zakat menegaskan bahwa setiap amanah yang diterima tidak hanya disalurkan, tetapi diwujudkan dalam aksi nyata yang terukur dan berkelanjutan. Tema ini mencerminkan transformasi lembaga dari sekadar penyaluran bantuan menjadi penggerak dampak sosial yang mampu mengubah kehidupan masyarakat secara signifikan.

“Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas dampak, memperluas inovasi program, serta menjaga kepercayaan publik melalui transparansi dan akuntabilitas yang konsisten,” tegas Irvan Nugraha.

Pada kesempatan ini, Rumah Zakat juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para donatur, mitra, stakeholder, serta seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan. Kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat yang luas dan berkelanjutan bagi masyarakat, baik di Indonesia maupun di berbagai belahan dunia.

Melalui Public Expose 2026 ini, Rumah Zakat menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat inovasi program, memperluas kolaborasi, serta meningkatkan kualitas dampak. Dengan dukungan seluruh mitra dan donatur, Rumah Zakat optimistis dapat terus menjadi penggerak kebaikan yang menghadirkan perubahan nyata bagi Indonesia dan dunia.*

Artikel Lainnya