Jakarta, INDONEWS.ID-- Paris Saint-Germain (PSG) menjalani laga leg pertama perempat final Liga Champions dengan menjamu Liverpool.
Berlangsung di Stadion Parc des Princes, Paris, Kamis (9/4) dini hari WIB, PSG mendapat dukungan penuh publik Parc des Princes.
Pertandingan ini diprediksi menjadi salah satu duel paling taktis musim ini karena akan memperlihatkan kejeniusan dua pelatih.
Pasalnya, laga ini mempertemukan filosofi possession-based Luis Enrique kontra skema dinamis milik Arne Slot.
Pelatih PSG Luis Enrique diprediksi akan tetap setia pada penguasaan bola dengan mengandalkan kreativitas Vitinha dan Joao Neves di lini tengah.
Dengan skema itu, Les Parisiens akan mencoba mendikte permainan sejak laga dibuka.
Kehadiran Khvicha Kvaratskhelia di sisi sayap menjadi ancaman nyata bagi lini pertahanan lawan melalui kemampuan dribelnya yang eksplosif.
Sementara Arne Slot bakal memoles tim agar tampil lebih pragmatis namun mematikan.
Keunggulan Slot terletak pada kemampuan mengintegrasikan wajah-wajah baru seperti Florian Wirtz untuk menambah dimensi serangan The Reds.
Jeremie Frimpong di sisi kanan akan menjadi andalan untuk menghidupkan ketajaman Mohamed Salah di lini depan.
Pertempuran di lini tengah akan menjadi penentu hasil akhir.
Warren Zaire-Emery akan berperan memutus aliran bola Liverpool yang digalang oleh Ryan Gravenberch dan Alexis Mac Allister.
Jika PSG mampu mengurung pergerakan Florian Wirtz, suplai bola menuju Mohamed Salah akan terhambat.
Dengan itu ancaman melepas tembakan ke gawang akan diminimalisir.
Laga ini juga akan menjadi pembuktian bagi Hugo Ekitike yang kini berada di pihak Liverpool.
Mampukah dia membobol gawang mantan klubnya di panggung tertinggi Eropa.