Jakarta, INDONEWS.ID – Badan Gizi Nasional (BGN) membantah informasi yang beredar terkait penghentian penyaluran dana program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disebut berdampak pada operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau dapur MBG di sejumlah daerah.
BGN menegaskan bahwa informasi mengenai penghentian operasional dapur MBG tidak benar dan seluruh layanan program tetap berjalan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan pemerintah.
Kepala BGN, Nanik S Deyang, mengatakan hingga saat ini tidak ada instruksi resmi dari lembaganya untuk menghentikan operasional dapur MBG di seluruh Indonesia.
“Kami menegaskan bahwa informasi yang menyebut BGN memerintahkan penghentian operasional dapur MBG adalah tidak benar. Tidak ada kebijakan maupun instruksi resmi dari BGN terkait penghentian operasional,” ujar Nanik dalam keterangan resmi, Kamis (4/6).
Klarifikasi tersebut disampaikan menyusul beredarnya informasi yang menyebut sejumlah SPPG berpotensi menghentikan operasional apabila dana yang tersedia tidak mencukupi.
Menurut Nanik, informasi tersebut bukan merupakan kebijakan resmi lembaga sehingga tidak dapat dijadikan acuan oleh para mitra pelaksana program. Pemerintah, kata dia, tetap berkomitmen menjalankan program MBG yang kini terus diperluas agar menjangkau lebih banyak penerima manfaat di berbagai wilayah.
Ia mengakui terdapat dinamika administratif dalam proses pencairan anggaran. Namun, kondisi tersebut dipastikan tidak memengaruhi keberlangsungan program yang menjadi salah satu prioritas pemerintah tersebut.
Nanik juga meminta seluruh mitra pelaksana, yayasan, pengelola SPPG, pemasok, hingga masyarakat untuk hanya mengacu pada informasi resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi BGN.
“Apabila terdapat kendala di lapangan, kami meminta seluruh mitra berkoordinasi melalui jalur resmi. Jangan menjadikan informasi yang tidak berasal dari sumber resmi sebagai dasar pengambilan keputusan operasional,” tegasnya.
Lebih lanjut, ia mengatakan koordinasi antara BGN, mitra pelaksana, dan para pemangku kepentingan terus dilakukan guna memastikan distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat berjalan lancar dan sesuai standar yang telah ditetapkan.
Menurut Nanik, fokus utama BGN saat ini adalah menjaga keberlangsungan layanan MBG sekaligus memastikan hak seluruh penerima manfaat tetap terpenuhi.
“Fokus kami saat ini adalah menjaga keberlangsungan layanan MBG dan memastikan seluruh penerima manfaat tetap mendapatkan haknya. Karena itu, kami mengajak semua pihak untuk bersama-sama melawan disinformasi yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat,” ujarnya.