Jakarta, INDONEWS.ID--Levante kembali membuka harapan bertahan di kasta La Liga usai memenangkan laga krusial melawan Osasuna pada laga leg 35.
Bertindak sebagai tuan rumah, duel yang berlangsung di Ciutat de València, Valencia, Levante menang dengan skor 3-2.
Mereka menang setelah comeback dramatis karena sempat tertinggal 0-2 dari Osasuna akibat gol bunuh diri Toljan di menit ketiga dan gol Ante Budimir di menit 11.
Namun, García membangkitkan semangat tim dengan mencetak gol pada menit 35 dan 37. Dua gol Garcia mengubah papan skor menjadi 2-2.
Skuad asuhan Luís Castro bangkit dan menutup pertandingan dengan skor 3-2 di hadapan publik Estadio Ciutat de València.
Pertandingan dimulai dengan mimpi buruk bagi tuan rumah. Baru berjalan tiga menit, Jeremy Toljan melakukan gol bunuh diri.
Ia melakukan itu saat mencoba menghalau tekanan dari tim tamu.
Keadaan semakin memburuk bagi Los Azulgranas di menit ke-11 ketika Ante Budimir menambah keunggulan Osasuna menjadi 0-2.
Budimir mencetak gol usai memanfaatkan umpan tarik Jon Moncayola.
Namun, Levante tak menyerah. Victor Garcia menjadi bintang lapangan saat mencetak 2 gol dalam waktu berdekatan.
Pertama, ia berhasil menyambar bola liar hasil sepak pojok Pablo Martinez pada menit ke-35.
Dua menit setelah itu, Garcia kembali mencetak gol secara tak terduga setelah umpan silangnya justru meluncur langsung ke pojok atas gawang Sergio Herrera. Skor menjadi 2-2.
Bencana bagi Osasuna berlanjut tepat sebelum babak pertama usai.
Kiper Sergio Herrera menerima kartu merah langsung setelah melakukan kesalahan fatal.
Ia sengaja menghalau bola dengan tangan di luar kotak penalti untuk menghentikan pergerakan Carlos Espí.
Wasit José Munuera langsung mengeluarkan kartu merah. Ini membuat Los Rojillos harus bermain dengan 10 orang di sepanjang babak kedua.
Memasuki paruh kedua, Levante mendominasi jalannya laga.
Kiper pengganti Osasuna, Aitor Fernández, dipaksa bekerja keras untuk menghalau sundulan Adrián de la Fuente dan tendangan voli Matías Moreno.
De la Fuente bahkan nyaris mencetak gol lewat tembakan jarak jauh yang hanya membentur mistar gawang.
Osasuna sempat memberikan perlawanan melalui serangan balik cepat kapten Rubén García.
Namun tekanan bertubi-tubi dari Levante akhirnya tak terbendung.
Di menit ke-90 gol penentu kemenangan tercipta ketika pemain pengganti, Karl Etta Eyong, menyambut umpan sundulan Alan Matturro.
Ia dengan tenang menyundul bola sambil menjatuhkan diri dan gol. Skor 3-2 untuk Levante.
Hasil ini membawa mereka kini hanya terpaut satu poin dari zona aman.
Kemenangan ini memberikan pukulan telak bagi ambisi Osasuna untuk bersaing di kompetisi Eropa musim depan