Jakarta, INDONEWS.ID -- Riwayat selalu menang duel milik Khamzat Chimaev akhirnya musnah di hadapan lawan yang lebih tangguh, Sean Strickland.
Status tak terkalahkan yang selalu diukir Chimaev selama ia naik ring pertarungan di ajang UFC 328 runtuh di New Jersey, Minggu (10/5) pagi WIB.
Duel Chimaev kontra Strickland berlangsung sengit dari awal hingga akhir. Strickland keluar sebagai pemenang dengan split decision lewat angka 48-47, 48-47, 47-48.
Di ronde pertama laga tersebut, Chimaev terlihat nyaman. Keperkasaannya masih terlihat ketika melakukan take down dan mendominasi pertarungan di ground fight.
Strickland bahkan kesulitan lepas dari cengkeraman Chimaev. Namun, masuk ke ronde kedua, Strickland bangkit.
Ia bisa melakukan defense atas take down Chimaev. Upaya defense itu membuat Strickland berada dalam posisi lebih menguntungkan dalam ground fight yang terjadi setelah itu.
Peristiwa langka di atas ruang tarung pun terlihat. Chimaev dalam tekanan lawan ketika ground fight terjadi.
Setelah momen di ronde kedua, Chimaev lebih hati-hati dalam melakukan take down.
Yang terjadi setelahnya adalah jual beli pukulan dalam posisi berdiri lebih sering terjadi.
Dalam aksi tukar menukar pukulan itu, kedua petarung sama-sama mendapat bogem di wajah dan darah pun bercucuran.
Chimaev sempat melakukan take down di ronde keempat dan kelima. Namun hal itu tidak membuat pertarungan menjadi milik Chimaev.
Di akhir ronde kelima, pukulan telak Strickland berhasil mendarat di wajah Chimaev yang menyebabkan wajah bercucuran darah.
Hasilnya, skor 48-47 dari tiga juri menunjukkan perbedaan tipis antara Strickland dan Chimaev.
Artinya, perbedaan ronde adalah 3-2 untuk lima ronde yang dimainkan.
Ada satu juri yang memenangkan Chimaev, ada dua juri yang menyatakan kemenangan untuk Strickland.
Strickland pun menang lewat keputusan split decision.
Kekalahan dari Strickland ini membuat status tak terkalahkan Chimaev lenyap.
Sebelumnya, Chimaev selalu menang di 15 pertarungan yang ia mainkan.
Bahkan ia baru saja merebut sabuk juara kelas menengah UFC usai menaklukkan Dircus Du Plessis pada 16 Agustus tahun lalu.
Kini, selain rekor tak terkalahkan lenyap, Chimaev juga harus menerima kenyataan sabuk juara UFC kelas menengah berpindah ke pinggang Strickland.