Olah Raga

Ryad Merhy Rajai Kelas Bridge WBC Usai Menang Mutlak Atas Juara Bertahan Kevin Lerena

Oleh : donatus nador - Selasa, 02/06/2026 19:11 WIB


Petinju Ryad Merhy merajai kelas bridge (90,7 kg-101,6 kg) World Boxing Council (WBC) usai menang mutlak atas Kevin Lerena.

Jakarta, INDONEWS.ID - Petinju Ryad Merhy merajai kelas bridge (90,7 kg-101,6 kg) World Boxing Council (WBC) usai menang mutlak atas  Kevin Lerena.

Berduel di Charleroi, Belgia, tampil disiplin sejak ronde pembuka dan menang dengan skor 117–111, 116–112, 115–113.

"Merhy meraih kemenangan terbesar dalam karier profesionalnya dengan mengalahkan Kevin Lerena melalui keputusan bulat dengan skor 117–111, 116–112, 115–113," demikian laporan laman resmi WBC, dipantau di Jakarta, Selasa (2/6).

Bertarung di hadapan publik sendiri di Belgia, petinju berjuluk "The Bruzz" itu menerapkan tekanan yang konsisten dengan kombinasi pukulan lurus dan hook

Kombinasi pukulan lurus dan hook mampu menembus pertahanan Lerena hingga mengumpulkan angka untuk The Bruzz.

Strategi tersebut membuat juara bertahan asal Afrika Selatan kesulitan mengembangkan ritme terbaiknya sepanjang laga.

Diketahui, Lerena  sebelumnya pernah mengalahkan Merhy pada pertemuan pertama mereka di Afrika Selatan pada 2023.

Namun duel kali ini menjadi ajang balas dendam The Bruzz. Lerena sempat  mencoba memanfaatkan keunggulannya dalam kecepatan tangan dan pergerakan kaki.

Namun, pada duel ulang kali ini, Merhy terlihat lebih siap secara taktik dan mampu menjaga jarak tempur dengan lebih efektif dibanding pertemuan sebelumnya.

Lerena beberapa kali sukses mendaratkan jab cepat untuk menjaga jarak

Namun Merhy mampu membalas dengan pukulan yang lebih keras dan akurat.

Dukungan penuh dari penonton yang memberi tambahan motivasi bagi petinju Belgia tersebut untuk terus menekan lawannya.

Pada ronde pertengahan, tempo laga meningkat. Kedua petinju saling bertukar pukulan dalam sejumlah momen sengit di tengah ring.

Lerena sempat mencoba mengambil alih kendali dengan kombinasi cepat ke arah kepala dan tubuh lawan.

Namun, Merhy tetap tenang dan disiplin menjalankan rencana pertandingannya.

Ia lebih efektif dalam memilih momen menyerang untuk mendapatkan beberapa pukulan bersih.

Pada ronde ke-9 hingga 11, stamina Lerena mulai terlihat menurun akibat tekanan konstan yang diberikan Merhy.

Petinju Belgia itu terus maju sambil memaksa Lerena bertahan di dekat tali ring.

Walaupun Lerena masih mampu memberikan perlawanan dan bertahan dari gempuran lawannya, ia mulai kehilangan momentum pada fase-fase krusial pertandingan.

Ini menyebabkan angka mutlak menjadi milik The Bruzz.

Ronde ke-12 berlangsung dramatis dengan kedua petinju berusaha memberikan penampilan terbaik hingga detik terakhir.

Merhy tetap agresif dan terus melepaskan pukulan kombinasi yang menjadi andalannya.

Sementara Lerena mengandalkan pengalaman serta daya tahannya untuk bertahan sampai bel akhir berbunyi.

Setelah dua belas ronde berakhir, ketiga juri memberikan kemenangan mutlak kepada Merhy.

Hasil tersebut sekaligus menandai keberhasilan Merhy membalas dendam atas kekalahannya dari Lerena tiga tahun lalu.

Kemenangan ini membuat Ryad Merhy resmi menjadi juara dunia baru divisi bridgerweight WBC.

Kemenangan ini sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu petinju terbaik Belgia saat ini.

Sebelumnya, Merhy juga pernah menyandang gelar WBA kelas cruiserweight dan dikenal sebagai petinju dengan daya pukul kuat.

Merhy kini membukukan rekor profesional 36 kemenangan, termasuk 29 kemenangan KO, serta tiga kekalahan.

Sementara itu, Kevin Lerena harus menerima kekalahan kelima dalam karier profesionalnya, dengan catatan 31 kemenangan dan 15 kemenangan KO.

Kekalahan ini juga mengakhiri masa jayanya sebagai juara dunia kelas bridgerweight WBC.

Artikel Lainnya