Batavianews, Pati - Langit biru dan hamparan jagung yang hijau menyambut Letkol Arm Timotius Yogi M.Han pagi itu. Dengan jersey hijau motif ular, helm, dan sepeda biru andalannya, Dansatgas TMMD Reguler ke-128 Kodim 0718/Pati itu berhenti sejenak di tepi jalan desa. Di sampingnya berdiri kokoh tugu prasasti beton bertuliskan "TMMD REG.KE-128 TA.2026 DESA GODO KODIM 0718/PATI" dengan lambang Diponegoro. Jempolnya terangkat, senyumnya lepas. Rabu, 13/05/2026.
Pagi itu bukan gowes biasa. Rute yang ditempuh Letkol Yogi dimulai dari Rumah Dinas menuju Koramil 19/Gabus, lalu melintas ke Makoramil 18/Winong sebelum akhirnya tiba di lokasi TMMD Desa Godo, Kecamatan Winong. Sepanjang jalan pedesaan, pemandangan sawah dan udara sejuk jadi teman olahraga sekaligus inspeksi.
Bukan Sekadar Tugu
Tugu prasasti di foto ini masih dalam tahap finishing saat dikunjungi. Beberapa anggota Satgas dan warga terlihat sibuk merampungkan detail terakhirnya. Bagi Letkol Yogi, bangunan ini bukan sekadar pelengkap proyek.
“Melalui tugu prasasti ini nantinya masyarakat dapat mengenang bahwa pembangunan di Desa Godo merupakan hasil kebersamaan dan kerja keras antara Satgas TMMD dengan warga,” ujarnya sambil melihat progres pembangunan.
Dengan pakaian olahraga sederhana, ia berbaur santai bersama personel dan warga. Sesekali memperhatikan detail pengerjaan, sesekali memberi semangat. Cara ini jadi strateginya: olahraga pagi sekaligus memastikan pekerjaan sesuai rencana dan menjaga kedekatan dengan anggota maupun masyarakat.
Simbol Kemanunggalan TNI-Rakyat
TMMD Reguler ke-128 di Desa Godo memang menitikberatkan gotong royong. Tugu prasasti yang kini berdiri di tengah ladang jagung itu nantinya akan jadi penanda sejarah. Bahwa jalan, jembatan, atau fasilitas lain yang dibangun di sini lahir dari keringat bersama TNI dan warga.
Di tengah suasana santai gowes pagi, kemanunggalan itu terlihat nyata. Tidak hanya saat mencangkul dan mengaduk semen, tapi juga dalam obrolan ringan di tepi sawah, di samping tugu yang sebentar lagi rampung. Kehadiran pimpinan di lapangan jadi suntikan moril tersendiri.
Gowes pagi pun selesai, tapi jejaknya tertinggal: di tugu prasasti Desa Godo, dan di semangat warga yang terus bergotong royong menyelesaikan sasaran TMMD.