Jakarta, INDONEWS.ID – Kapolri Listyo Sigit Prabowo akhirnya buka suara terkait kenaikan pangkat Kapolda Metro Jaya Asep Edi Suheri menjadi Komisaris Jenderal (Komjen) atau jenderal bintang tiga.
Menurut Sigit, kenaikan pangkat tersebut merupakan tindak lanjut atas arahan Presiden RI Prabowo Subianto yang menginginkan jabatan Pangdam dan Kapolda di Jakarta diisi oleh perwira tinggi berpangkat bintang tiga.
“Tindak lanjut arahan Bapak Presiden untuk di Jakarta, Pangdam dan Kapolda bintang tiga,” ujar Sigit di Jakarta, Kamis (14/5), dikutip dari ANTARA.
Dengan keputusan tersebut, Asep Edi Suheri resmi menyandang pangkat Komisaris Jenderal Polisi. Sebelumnya, ia berpangkat Inspektur Jenderal (Irjen).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto membenarkan adanya kenaikan pangkat tersebut. Ia menyebut perubahan pangkat Asep berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tertanggal 13 Mei 2026.
“Benar untuk Kapolda Metro Jaya saat ini berpangkat Komisaris Jenderal Polisi berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 38/POLRI/TAHUN 2026 tanggal 13 Mei 2026,” kata Budi.
Asep Edi Suheri lahir di Tasikmalaya, Jawa Barat, pada 16 November 1972. Lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1994 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse dan penegakan hukum.
Sepanjang kariernya, Asep banyak menangani pengungkapan kasus siber, narkotika, hingga kejahatan lintas negara. Sebelum menjabat Kapolda Metro Jaya pada 2025, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, mulai dari Kapolres Cirebon Kota pada 2011, Wakapolresta Bekasi Kota pada 2015, hingga Kapolresta Tangerang pada 2016.
Kariernya kemudian berlanjut di Bareskrim Polri dengan menjabat Wadirtipidter pada 2020, Dirtipidsiber pada 2021, dan Wakabareskrim Polri pada 2022.
Asep sebelumnya ditunjuk menjadi Kapolda Metro Jaya melalui Surat Telegram Nomor ST/1764/VIII/KEP./2025 menggantikan Karyoto yang diangkat sebagai Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri.