Nasional

Selamat! Chief of Business Development HashMicro Dinobatkan sebagai Best AI Innovator of the Year

Oleh : Rikard Djegadut - Selasa, 19/05/2026 11:51 WIB


Chief of Business Development HashMicro, Lusiana Lu, meraih penghargaan Best AI Innovator of the Year dalam ajang CNN Indonesia Women Leadership Awards 2026 yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia (Foto: Dok. Hashmicro)

Jakarta, INDONEWS.ID — Chief of Business Development HashMicro, Lusiana Lu, meraih penghargaan Best AI Innovator of the Year dalam ajang CNN Indonesia Women Leadership Awards 2026 yang diselenggarakan oleh CNN Indonesia. Penghargaan ini diberikan atas perannya dalam memimpin arah inovasi berbasis kecerdasan buatan di HashMicro, termasuk dalam peluncuran HMX, sebuah AI-native enterprise software yang membawa pendekatan baru dalam operasional bisnis.

Di tengah tren adopsi AI yang masih banyak bersifat pelengkap, Lusiana mendorong pendekatan berbeda, menjadikan AI sebagai bagian inti dari sistem, bukan sekadar fitur tambahan atau add-on. Arah ini menjadi fondasi dalam pengembangan HMX, yang memungkinkan sistem tidak hanya memproses data, tetapi juga memahami konteks bisnis dan berperan langsung dalam menjalankan berbagai aktivitas operasional.

Di bawah kepemimpinannya, pengembangan HMX difokuskan pada dampak nyata terhadap cara perusahaan bekerja. Dengan pendekatan AI-native, berbagai proses yang sebelumnya panjang kini dapat diringkas menjadi satu alur otomatis, memungkinkan pekerjaan diselesaikan lebih cepat.

Sistem juga mengorkestrasi tugas secara mandiri, sehingga mengurangi beban operasional dan biaya yang muncul dari proses manual maupun rework. Pada saat yang sama, kemampuan analisis real-time menghadirkan insight yang lebih akurat, memungkinkan pengambilan keputusan yang lebih cepat dan responsif.

Pendekatan ini juga tercermin dari bagaimana pengguna berinteraksi dengan sistem. HMX memungkinkan pengguna memperoleh informasi atau menjalankan tugas hanya melalui instruksi sederhana, sekaligus memberikan fleksibilitas dalam menyesuaikan alur kerja tanpa proses kustomisasi yang panjang—sebuah arah pengembangan yang secara konsisten didorong oleh Lusiana untuk memastikan teknologi tetap adaptif terhadap kebutuhan bisnis.

Kemampuan tersebut pada praktiknya menghadirkan sistem yang tidak lagi pasif. Dalam banyak kasus, HMX dapat bertindak sebagai “co-worker” digital yang membantu menjalankan proses bisnis sehari-hari, mulai dari koordinasi aktivitas hingga eksekusi tugas operasional, dengan tingkat otonomi yang lebih tinggi dibandingkan dengan sistem konvensional.

Inovasi ini menempatkan HMX sebagai AI-native ERP pertama di Asia-Pasifik yang mengintegrasikan kecerdasan buatan secara menyeluruh dalam sistem bisnis. Di bawah arahan Lusiana, peluncurannya turut menarik perhatian pasar Asia Pasifik , dengan meningkatnya minat dari perusahaan-perusahaan yang melihat potensi penerapan AI secara lebih mendalam dalam operasional mereka.

Dalam pernyataannya, Lusiana menyampaikan bahwa penghargaan ini mencerminkan arah perkembangan teknologi bisnis ke depan.

“AI seharusnya tidak hanya menjadi alat bantu, tetapi juga menjadi bagian dari cara kerja itu sendiri. Melalui HMX, kami ingin menghadirkan sistem yang mampu memahami bisnis dan berperan aktif dalam menjalankannya,” ujarnya.

Penghargaan ini memperkuat posisi HashMicro dalam lanskap teknologi bisnis regional, seiring meningkatnya kebutuhan akan solusi yang tidak hanya efisien, tetapi juga cerdas dan adaptif terhadap dinamika operasional modern.

HashMicro merupakan penyedia solusi ERP di Asia Pasifik yang menghadirkan sistem terintegrasi untuk berbagai kebutuhan bisnis, dengan fokus pada inovasi yang mendorong efisiensi dan pertumbuhan yang berkelanjutan.*

Artikel Lainnya