Nasional

Menteri PANRB Esok Resmikan Delapan Mal Pelayanan Publik, Bertambah Jadi 313

Oleh : very - Minggu, 14/06/2026 19:06 WIB


Menteri PANRB, Rini Widyantini. (Foto: Humas Kemenpanrb)

Jakarta, INDONEWS.ID - Pemerintah terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik melalui Mal Pelayanan Publik (MPP) untuk mewujudkan simpul integrasi pelayanan publik lintas instansi yang cepat, mudah, dan inklusif.

Mengakselerasi hal itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Rini Widyantini dijadwalkan akan meresmikan delapan MPP pada Senin (15/6/2026).

"Agenda peresmian delapan MPP pada semester pertama tahun 2026 ini menjadi wujud nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui penyederhanaan proses layanan, integrasi layanan lintas sektor, serta kemudahan masyarakat dalam mengakses layanan," ungkap Deputi Bidang Pelayanan Publik Kementerian PANRB Otok Kuswandaru, melalui pernyataan resmi di Jakarta.

Sebagai informasi, peresmian ini akan menambah jumlah MPP yang telah terbentuk sebanyak 305 menjadi 313 MPP yang tersebar di seluruh Indonesia. Adapun delapan MPP yang akan diresmikan diantaranya yaitu Kabupaten Indragiri Hilir; Kabupaten Karimun; Kabupaten Bangka Selatan; ⁠Kabupaten Paser; ⁠Kabupaten Tanah Bumbu; Kabupaten Kotabaru; Kabupaten Tana Toraja; dan ⁠Kabupaten Halmahera Selatan.

Deputi Otok menambahkan jumlah MPP yang akan terus bertambah ini juga diharapkan dapat memperkuat sinergi kementerian/lembaga dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan MPP. Sejalan dengan perluasan jaringan layanan tersebut, pengembangan kemampuan SDM penyelenggara MPP juga menjadi prioritas guna mendukung terciptanya pengalaman layanan yang lebih efektof, responsif, dan inklusif.

Untuk itu, kompetensi sumber daya manusia (SDM) dalam operasional MPP juga terus ditingkatkan sebagai upaya dalam mendekatkan pelayanan yang tidak hanya teknis, tetapi juga memiliki sensitivitas dan pemahaman terhadap kelompok rentan.

Sebagai langkah konkret mewujudkan hal itu, dalam rangkaian kegiatan bertajuk Transformasi MPP sebagai Simpul Layanan Terintegrasi & Inklusif ini juga akan diselenggarakan seminar penguatan kompetensi SDM operasional MPP pada sesi siang melalui pelatihan sensitivitas penyelenggaraan pelayanan terhadap kelompok rentan. Kegiatan ini digelar untuk memperkuat pemahaman penyelenggara pelayanan publik, khususnya pada frontliner dan pengelola MPP dalam menghadirkan pelayanan yang setara, adaptif, responsif, serta berorientasi pada kebutuhan seluruh lapisan masyarakat.

Berbagai narasumber yang ahli dalam bidangnya akan hadir dalam seminar tersebut yaitu Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Provinsi Jawa Timur Tiat S. Suwardi; Founder Literasi Inklusi Nusantara (Linktara) Ari Triono; dan Executive Vice President PT BRI (Persero) Tbk Ninis Indriswari. Ketiga narasumber akan berbagi pengalaman dan memberikan pemahaman kepada para peserta dalam membangun pengalaman layanan bagi masyarakat yang tidak hanya responsif, tetapi juga humanis–mengayomi seluruh lapisan masyarakat, termasuk memberikan interaksi layanan yang ramah bagi kelompok rentan.

Peresmian delapan MPP serta penyelenggaraan seminar penguatan kompetensi SDM operasional MPP ini juga dapat diikuti secara daring pada kanal YouTube Kementerian PANRB. *

Artikel Lainnya