Gaya Hidup

Icha Yang Makin Bersinar di China, Siapkan Proyek Baru dan Lagu Mandarin

Oleh : rio apricianditho - Senin, 15/06/2026 22:35 WIB


Jakarta, INDONEWS.ID - Penyanyi muda Icha Yang semakin serius menapaki karier internasionalnya di China. Di tengah kesibukannya bernyanyi, Icha mengaku tengah mempersiapkan sejumlah proyek baru, termasuk pembuatan karya dan penampilan yang akan kembali membawanya ke Negeri Tirai Bambu.

Saat ini, Icha banyak menghabiskan waktu di Indonesia untuk membuat cover lagu-lagu Mandarin. Sementara urusan penampilan hingga materi lagu untuk kegiatan di China sebagian besar sudah ditangani oleh tim yang berada di sana.

Menurut Icha, pengalaman bekerja di China memberikan banyak kesan berbeda dibandingkan di Indonesia. Salah satunya saat melakukan proses pengambilan gambar video klip. 

Ia menilai suasana, pemandangan, hingga kemudahan perizinan di China jauh berbeda. Jika di Indonesia pengambilan gambar di ruang publik sering memerlukan izin khusus, di China proses tersebut dinilai lebih fleksibel.

Tak hanya itu, perbedaan juga terasa pada industri musik. Icha melihat masyarakat China masih sangat mengapresiasi lagu-lagu original dan karya klasik. Bahkan untuk tampil di televisi atau studio siaran, seorang penyanyi diwajibkan membawakan lagu miliknya sendiri.

Berbeda dengan penampilan outdoor atau acara cover yang masih memungkinkan membawakan lagu orang lain dengan izin tertentu.

Selama berada di China, Icha juga sempat berduet dengan penyanyi ternama setempat. Namun ia mengakui ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi, mulai dari kendala bahasa hingga proses pengurusan hak cipta lagu yang cukup ketat. 

Selain itu, penggunaan media sosial di China juga berbeda karena membutuhkan platform dan akun khusus yang tidak sama dengan yang digunakan di Indonesia.
Pengalaman tinggal di China juga memberikan cerita unik bagi Icha. 

Ia mengaku harus beradaptasi dengan kebiasaan makan masyarakat setempat yang lebih banyak mengonsumsi mi dibanding nasi. Bahkan mencari makanan halal pada malam hari bukan perkara mudah.

Beruntung, kakak perempuannya yang tinggal di sana sering membantu memasakkan makanan Indonesia agar ia tetap nyaman selama menjalani aktivitas.

Sejauh ini, Icha sudah tiga kali berkunjung ke China dan beberapa kali tampil dalam berbagai acara yang bahkan ditayangkan di televisi setempat. Dalam setiap kesempatan, ia membawakan lagu-lagu berbahasa Mandarin yang diciptakan khusus oleh musisi China untuk dirinya.

Respons masyarakat China terhadap penampilannya pun sangat positif. Banyak penonton yang antusias karena melihat seorang penyanyi asing mampu menyanyikan lagu dalam bahasa Mandarin dengan baik. Tak sedikit yang meminta foto bersama hingga mencari akun media sosialnya.

Meski mendapat sambutan hangat, Icha merasa masih harus terus belajar. Ia berencana memperdalam kemampuan bahasa Mandarin dan teknik vokal melalui bimbingan beberapa guru di China. Menurutnya, memahami karakter bahasa dan selera musik masyarakat setempat menjadi kunci agar bisa semakin diterima di industri hiburan China.

Dengan pengalaman yang terus bertambah dan dukungan yang semakin besar, Icha Yang optimistis dapat terus mengembangkan kariernya di kancah internasional sekaligus membawa nama Indonesia lebih dikenal melalui musik Mandarin yang ia bawakan. setempat. Namun ia mengakui ada sejumlah tantangan yang harus dihadapi, mulai dari kendala bahasa hingga proses pengurusan hak cipta lagu yang cukup ketat. 

Selain itu, penggunaan media sosial di China juga berbeda karena membutuhkan platform dan akun khusus yang tidak sama dengan yang digunakan di Indonesia.
Pengalaman tinggal di China juga memberikan cerita unik bagi Icha. 

Ia mengaku harus beradaptasi dengan kebiasaan makan masyarakat setempat yang lebih banyak mengonsumsi mi dibanding nasi. Bahkan mencari makanan halal pada malam hari bukan perkara mudah.

Beruntung, kakak perempuannya yang tinggal di sana sering membantu memasakkan makanan Indonesia agar ia tetap nyaman selama menjalani aktivitas.

Sejauh ini, Icha sudah tiga kali berkunjung ke China dan beberapa kali tampil dalam berbagai acara yang bahkan ditayangkan di televisi setempat. Dalam setiap kesempatan, ia membawakan lagu-lagu berbahasa Mandarin yang diciptakan khusus oleh musisi China untuk dirinya.

Respons masyarakat China terhadap penampilannya pun sangat positif. Banyak penonton yang antusias karena melihat seorang penyanyi asing mampu menyanyikan lagu dalam bahasa Mandarin dengan baik. Tak sedikit yang meminta foto bersama hingga mencari akun media sosialnya.

Meski mendapat sambutan hangat, Icha merasa masih harus terus belajar. Ia berencana memperdalam kemampuan bahasa Mandarin dan teknik vokal melalui bimbingan beberapa guru di China. Menurutnya, memahami karakter bahasa dan selera musik masyarakat setempat menjadi kunci agar bisa semakin diterima di industri hiburan China.

Dengan pengalaman yang terus bertambah dan dukungan yang semakin besar, Icha Yang optimistis dapat terus mengembangkan kariernya di kancah internasional sekaligus membawa nama Indonesia lebih dikenal melalui musik Mandarin yang ia bawakan.

Artikel Lainnya