Jakarta, INDONEWS.ID — Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menerima Anugerah Sahabat Pers Indonesia dari Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) pada Malam Anugerah SMSI 2026 yang digelar di Hall Dewan Pers, Jakarta,
Pemberian penghargaan berlangsung khidmat dan dihadiri sejumlah tokoh nasional, di antaranya Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya dan Ketua Dewan Pers Komaruddin Hidayat.
Hadir pula Ketua Umum SMSI Firdaus, Sekretaris Jenderal SMSI Makali Kumar, jajaran pengurus SMSI pusat, pengurus SMSI provinsi se-Indonesia, pengurus SMSI kabupaten/kota, serta para tamu undangan lainnya.
Dari Sumatera Barat turut hadir Ketua SMSI Sumbar Zulnadi, Guspen Khairul, Eko Yance Endri, Kepala Dinas Kominfo Padang Panjang Harry Rizka Perdana, kontributor dan wartawan Indonew Sumbar Mustafa Akmal Datuk Sidi Ali SH MH serta Ketua SMSI Kota Padang Panjang Faul Hendri.
Ketua Dewan Juri, Prof. Topik Kurniawan, menjelaskan bahwa penghargaan tersebut diberikan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki kontribusi nyata terhadap perkembangan pers nasional dan ekosistem media siber di Indonesia.
“Tahun ini terdapat 61 nama yang diusulkan oleh pengurus SMSI kabupaten dan kota se-Indonesia. Setelah melalui proses seleksi dan penilaian yang ketat, tim juri menetapkan 16 penerima penghargaan pada berbagai kategori,” ujarnya.
Pada kategori Sahabat Pers Indonesia, selain Hendri Arnis, penghargaan juga diberikan kepada Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, Ketua DPRD Kabupaten Serang Bahrul Ulum, Wali Kota Banjarmasin Muhammad Yamin HR, Bupati Bulungan Syarwani, dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Banten Sofwan Kurnia
Sementara itu, kategori Pelopor Kemerdekaan Pers Indonesia diberikan kepada Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya, sedangkan kategori Spirit Pers Indonesia dianugerahkan kepada Gubernur Banten Andra Soni.
Adapun kategori Tokoh Inspiratif diberikan kepada Wali Kota Cilegon Robinsar, Wakil Gubernur Kalimantan Utara Ingkong Ala, Pemimpin Redaksi Sudutpandang.id Umi Sjarifah, Kepala Desa Batu Cermin Labuan Bajo Marianus Yono Jehanu, Bupati Solok Jon Firman Pandu, Bupati Kepulauan Anambas Dato' Aneng, dan Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir.
Tim penilai SMSI juga menyoroti inovasi pelayanan publik Pemerintah Kota Padang Panjang melalui Sistem Informasi Tata Ruang (SIMTARU) berbasis digital.
Inovasi ini dinilai menjadi nilai tambah karena memudahkan masyarakat dan investor dalam mengakses informasi tata ruang secara cepat, mudah, dan transparan. SIMTARU dianggap sebagai bagian dari transformasi pelayanan publik yang mengedepankan akuntabilitas serta keterbukaan informasi.
Atas penghargaan tersebut, Hendri Arnis menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada SMSI atas kepercayaan yang diberikan.
Menurutnya, pers memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi yang akurat, edukatif, dan membangun kepada masyarakat.
“Penghargaan ini bukan hanya untuk saya pribadi, tetapi juga untuk seluruh masyarakat dan Pemerintah Kota Padang Panjang yang terus berkomitmen membangun keterbukaan informasi serta menjalin sinergi yang baik dengan insan pers. Semoga kolaborasi ini semakin kuat demi kemajuan Kota Padang Panjang,” ujarnya.
Ia menambahkan, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Padang Panjang untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat transparansi pemerintahan, serta mendukung terciptanya ekosistem pers yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab dalam mendukung pembangunan daerah.
Selain itu, Hendri Arnis berharap hubungan kemitraan antara pemerintah daerah dan insan pers dapat terus terjalin secara harmonis dan produktif. Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai jembatan informasi antara pemerintah dan masyarakat, sekaligus menjadi sarana kontrol sosial yang konstruktif dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.
“Ke depan, kami akan terus membuka ruang komunikasi dan kolaborasi yang lebih luas dengan insan pers. Kritik yang membangun, masukan yang objektif, serta pemberitaan yang berimbang akan menjadi energi positif bagi pemerintah daerah dalam menghadirkan pelayanan terbaik bagi masyarakat dan mewujudkan Padang Panjang sebagai kota yang maju, transparan, dan berdaya saing (M.Datuk)