Jakarta, INDONEWS.ID – Tokoh pers nasional Asri Hadi mengapresiasi keberanian seorang ibu yang merekam dan mengungkap keberadaan barak yang diduga menjadi lokasi penyalahgunaan narkotika di Kelurahan Aek Kanopan Timur, Kecamatan Kualuh Hulu, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara.
Menurut Asri Hadi, tindakan ibu tersebut merupakan bentuk kepedulian masyarakat terhadap lingkungan sekaligus keberanian luar biasa dalam membantu aparat memberantas peredaran narkotika yang merusak masa depan generasi muda.
Pernyataan itu disampaikan menyusul viralnya video amatir yang direkam seorang ibu dan beredar luas di media sosial pada Selasa (23/6/2026). Dalam video tersebut, sang ibu menyampaikan keberatannya atas keberadaan sebuah barak yang diduga menjadi tempat aktivitas penyalahgunaan narkotika.
Merespons informasi yang viral, jajaran Polres Labuhanbatu bersama Polsek Kualuh Hulu bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi pada malam harinya. Hasilnya, bangunan yang diduga digunakan sebagai barak narkoba tersebut langsung dimusnahkan sebagai bagian dari upaya pemberantasan narkotika.
"Asri Hadi menilai keberanian warga, khususnya kaum ibu, dalam mengungkap dugaan aktivitas narkoba harus mendapat apresiasi yang layak dari negara. Mereka telah mengambil risiko demi menyelamatkan lingkungan dan masa depan anak-anak bangsa," kata Asri Hadi, Kamis (25/6/2026).
Ia menegaskan bahwa perang terhadap narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif masyarakat. Karena itu, warga yang berani melaporkan aktivitas peredaran narkotika perlu mendapatkan perlindungan dan penghargaan.
Menurutnya, langkah cepat yang dilakukan Polres Labuhanbatu dalam menindaklanjuti laporan masyarakat patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen aparat dalam merespons keresahan warga.
"Saya mengapresiasi respons cepat kepolisian yang langsung turun ke lapangan dan menindak lokasi yang diduga menjadi sarang narkoba. Ini membuktikan bahwa laporan masyarakat tidak diabaikan," ujarnya.
Asri Hadi berharap momentum Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) yang diperingati setiap 26 Juni dapat dimanfaatkan pemerintah untuk memberikan penghargaan kepada warga yang berperan aktif membantu pengungkapan kasus narkotika.
"Keberanian emak-emak yang melawan dan mengungkap jaringan narkoba harus dihargai. Mereka telah menunjukkan kepedulian terhadap bangsa dan negara. Saya berharap pada peringatan Hari Anti Narkotika Internasional tahun ini, negara memberikan penghargaan kepada mereka sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi masyarakat lainnya untuk tidak takut melawan narkoba," tegasnya.
Sebelumnya, Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Labuhanbatu AKP Hardiyanto memastikan bahwa barak yang diduga menjadi tempat penyalahgunaan narkotika tersebut telah dimusnahkan setelah pihak kepolisian menerima informasi dari masyarakat.
"Kami tetap berkomitmen perang terhadap narkotika. Kepada masyarakat, penting untuk melaporkan. Di mana pun, kami akan tanggapi," ujar Hardiyanto.
Langkah cepat kepolisian tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat yang berharap upaya pemberantasan narkotika terus dilakukan secara berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.*