Jakarta, INDONEWS.ID – Sorak tepuk tangan memenuhi ruang ballroom The Tribrata Hotel & Convention, Rabu (1/7/2026), ketika nama Dani Sarwono dipanggil untuk menerima penghargaan FIA Senior of the Year dalam ajang IMI Awards 2026. Di balik trofi yang diterimanya, pegiat balap nasional sekaligus mantan pereli itu justru memilih mengangkat sosok-sosok yang selama ini jarang berada di bawah sorotan lampu panggung. Yakni para marshall dan volunteer yang menjadi tulang punggung setiap penyelenggaraan balap otomotif.
Bagi Dani, penghargaan bergengsi dari Fédération Internationale de l`Automobile (FIA) tersebut bukanlah pencapaian pribadi semata. Sosok yang kini dikenal sebagai Clerk of the Course (COC) di Sirkuit Sentul sekaligus anggota Komisi Balap Mobil IMI itu menilai keberhasilan dunia motorsport Indonesia lahir dari kerja kolektif seluruh insan otomotif.
Dalam IMI Awards 2026 yang digelar di The Tribrata Hotel & Convention, Dani Sarwono resmi menerima penghargaan FIA Senior of the Year sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya selama puluhan tahun terhadap perkembangan olahraga otomotif nasional. Dalam sambutannya, Dani menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut.
"Merupakan suatu kehormatan sekaligus rasa syukur yang mendalam bagi saya dapat menerima penghargaan FIA Senior of the Year. Penghargaan ini bukan hanya sebuah pengakuan atas perjalanan saya, tetapi juga merupakan penghargaan bagi seluruh insan olahraga otomotif Indonesia yang telah bersama-sama membangun dunia motorsport selama bertahun-tahun," ujar Dani.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum IMI beserta seluruh jajaran, manajemen Sentul International Circuit, manajemen Pertamina Mandalika Circuit, serta seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan dan dukungan selama perjalanan kariernya di dunia otomotif.
Menurut Dani, penghargaan tersebut merupakan hasil kerja bersama, bukan pencapaian individu.
"Saya menyadari sepenuhnya bahwa penghargaan ini bukanlah hasil kerja saya seorang diri. Di balik penghargaan ini terdapat kerja keras, dedikasi, dan kebersamaan dari para penyelenggara, para ofisial, para marshal, volunteer, para pembalap, serta seluruh insan otomotif yang telah menjadi bagian dari perjalanan panjang ini," katanya.
Lebih lanjut, Dani menegaskan bahwa kemajuan olahraga otomotif tidak hanya ditentukan oleh prestasi di lintasan, tetapi juga oleh komitmen menjaga integritas, menjunjung tinggi sportivitas dan fair play, mengutamakan keselamatan, serta membina generasi penerus agar motorsport Indonesia berkembang secara profesional dan berkelanjutan.
Ia berharap penghargaan yang diterimanya dapat menjadi motivasi bagi seluruh insan otomotif untuk terus berkarya dan memperkuat kontribusi Indonesia di kancah internasional.
Momen paling emosional dalam sambutannya terjadi ketika Dani memberikan penghormatan khusus kepada para marshall dan volunteer.
"Mungkin nama mereka tidak selalu tercantum dalam hasil perlombaan. Mungkin wajah mereka jarang muncul di media. Namun sesungguhnya merekalah orang-orang yang dengan tulus memberikan waktu, tenaga, dan pikirannya agar setiap perlombaan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan sukses. Tanpa marshall dan volunteer, tidak akan pernah ada event olahraga otomotif di dunia," ungkapnya.
Karena itu, Dani mendedikasikan penghargaan tersebut kepada seluruh marshall dan volunteer olahraga otomotif Indonesia.
"Penghargaan ini saya dedikasikan untuk seluruh marshall dan volunteer olahraga otomotif Indonesia. Terima kasih atas dedikasi, pengorbanan, dan semangat kalian yang tidak pernah padam," ucapnya.
Menutup sambutannya, Dani kembali menegaskan bahwa trofi yang diterimanya merupakan milik seluruh insan yang selama ini bekerja di balik layar penyelenggaraan balap.
"Trofi ini mungkin saya yang menerima, tetapi kehormatan ini sesungguhnya milik seluruh marshall dan volunteer olahraga otomotif Indonesia. Hidup Marshall! Hidup Volunteer! Jayalah Motorsport Indonesia!" pungkasnya.