Jakarta, INDONEWS.ID - Federasi Sepak Bola Filipina (PFF) memberikan dukungan terhadap rencana Presiden FIFA Gianni Infantino untuk menjual saham Piala Dunia. Hal tersebut dinyatakan langsung di akun resmi media sosial PFF pada Rabu ((5/8).
"PFF percaya bahwa negara-negara berkembang di bidang sepak bola membutuhkan dukungan finansial dan teknis yang lebih kuat, dan kami menyambut baik setiap upaya serius untuk menyediakannya," tulis PFF di Instagram.
FIFA berencana menjual saham kepada investor berkaitan dengan kompetisi yang berada di bawah naungan induk organisasi sepak bola dunia tersebut, termasuk Piala Dunia.
Rencana menjual saham ini akan diwujudkan dalam peluncuran FIFA Forward Enterprise (FFE). FFE merupakan perusahaan baru yang akan sepenuhnya dikontrol oleh FIFA.
Namun, rencana itu tidak berjalan mulus karena menimbulkan pro dan kontra. PFF menyebut mereka menghormati perbedaan pandangan dengan berbagai asosiasi sepak bola seperti UEFA, CONCACAF, AFC, dan Asosiasi Anggota lainnya yang menolak rencana FIFA.
"Meskipun FIFA telah menarik proposal FFE, PFF terus mendukung tujuan di baliknya, yang dipelopori oleh Presiden FIFA Gianni Infantino: memperluas bantuan komersial dan finansial kepada semua 211 Asosiasi Anggota, terutama pasar yang lebih kecil seperti Filipina," tulis PFF.
PFF menegaskan pihaknya menghargai hubungan kuat FIFA dengan asosiasi anggota lainnya seraya berharap dapat bekerja sama dengan komunitas sepak bola lebih luas sekaligus menegaskan dukungan kepada Infantino. Bahkan dukungan juga terkait kelanjutan kepemimpinan Infantino di FIFA.
"Kami mendukung kepemimpinan Presiden Gianni Infantino, dan percaya bahwa dialog berkelanjutan di antara semua konfederasi dan Asosiasi Anggota akan menjaga pertandingan global terus bergerak maju bersama," tulis PFF mengakhiri.
Langkah PFF menusul PSSI yang sebelumnya melalui Ketua Umum Erick Thohir telah menyatakan dukungan terhadap program Infantino yang berniat jual saham Piala Dunia.
Menurut Erick, kehadiran entitas komersial seperti FFE dapat memainkan peran krusial dalam meningkatkan standar sepak bola di Indonesia. FFE dilaporkan bakal memiliki valuasi US$20 miliar atau sekitar Rp360 triliun.
"Sepak bola Indonesia telah mengalami transformasi dalam tiga tahun terakhir, semua sudah bersih. Ranking timnas sudah naik dari posisi 174 ke 118. Dana diperlukan untuk melanjutkan transformasi ini," ujar Erick kepada media Inggris Sky.
Indonesia, lanjut dia, telah merasakan langsung komitmen Infantino dalam mendukung transformasi sepak bola nasional, mulai dari berbagai program pengembangan, pendampingan untuk mempercepat transformasi sepak bola Indonesia hingga kepercayaan pada Indonesia menggelar Piala Dunia U-17 2023, FIFA Series 2026, dan FIFA ASEAN Cup 2026.
"Dengan kolaborasi yang kuat dan kepercayaan yang telah dibangun selama ini, kami di PSSI menyatakan dukungan kepada Gianni Infantino untuk kembali memimpin FIFA pada periode berikutnya," tulis Erick dalam unggahan di akun Instagram miliknya.
"Saya percaya FIFA akan terus menjadi organisasi yang melayani seluruh Member Associations, memperkuat solidaritas, dan mendorong perkembangan sepak bola agar memberikan dampak positif bagi masyarakat di seluruh dunia."