Gaya Hidup

Icha Yang Bertemu Obbie Mesakh, Nyanyi Bareng hingga Buka Peluang Kolaborasi

Oleh : rio apricianditho - Selasa, 11/08/2026 13:23 WIB


Icha Yang Bertemu Obbie Mesakh, Nyanyi Bareng hingga Buka Peluang Kolaborasi

Jakarta, INDONEWS.ID - ertemuan penyanyi Icha Yang dengan musisi senior Obbie Mesakh menjadi momen yang tak terlupakan. Bukan sekadar bertemu dan berbincang, keduanya bahkan sempat bernyanyi bersama hingga membuka peluang untuk berkolaborasi di masa mendatang.

Icha mengaku pertemuan tersebut terasa spesial karena lagu-lagu Obbie Mesakh sudah akrab di telinganya sejak kecil. Ia bahkan masih mengingat bagaimana sang ibu dan teman-temannya begitu menggemari karya-karya Obbie.

“Ini benar-benar mengejutkan, bukan hanya buat saya, tapi juga seluruh keluarga dan fans. Mama saya dari dulu sudah menjadi penggemar Bang Obbie. Dari SMP, saya sudah sering mendengar lagu-lagu beliau,” ujar Icha.

Momen semakin istimewa ketika Icha mendengar langsung suara Obbie yang menurutnya nyaris tidak berubah sejak era kejayaannya. Ia mengaku seperti kembali ke masa kecil ketika mendengarkan lagu-lagu sang legenda melalui radio bersama ibunya.

“Tadi saya benar-benar happy karena suaranya ternyata masih sama. Dulu saya dengarkan lewat radio bersama Mama di rumah. Sekarang bisa bertemu langsung dan nyanyi bareng, rasanya luar biasa,” katanya.

Icha sendiri sebelumnya lebih banyak membuat konten musik, termasuk membawakan lagu-lagu Mandarin. Namun, kesempatan menyanyikan lagu nostalgia bersama Obbie membuatnya semakin yakin bahwa musik lawas masih memiliki tempat di tengah perkembangan musik masa kini.

Hal tersebut juga mendapat apresiasi dari Obbie Mesakh. Menurutnya, Icha memiliki kemampuan vokal dan penguasaan lagu yang berada di atas rata-rata. Di tengah maraknya musik hip hop, dangdut, remix hingga DJ, Icha dinilai tetap mampu mempertahankan kecintaannya terhadap lagu-lagu nostalgia.

Obbie bahkan melihat potensi untuk membawa kembali kekuatan lagu-lagu era lama melalui sentuhan musik masa kini.

“Saya lihat Icha punya kemampuan. Lagu-lagu era lama bisa dibawa lagi dengan gaya sekarang, tetapi lirik dan rasa nostalgianya tetap dipertahankan. Itu yang menarik,” kata Obbie.

Tak berhenti pada pertemuan dan bernyanyi bersama, Obbie juga membuka peluang untuk kembali berkolaborasi dengan Icha. Salah satu gagasan yang muncul adalah menghidupkan kembali lagu-lagu lawas dengan aransemen yang lebih kekinian.

Icha pun menyambut antusias kemungkinan tersebut. Ia berharap hubungan yang terjalin tidak hanya berhenti sebagai pertemanan, tetapi berkembang menjadi kerja sama musik yang mempertemukan generasi lama dan generasi baru.

“Ke depannya saya berharap hubungan ini semakin kuat. Bukan hanya persahabatan, tapi bisa nyanyi bareng lagi. Saya juga berharap bisa digandeng dan diberi kesempatan untuk membawa karya-karya nostalgia kepada generasi sekarang,” tutur Icha.

Bagi Icha, kolaborasi dengan Obbie bukan sekadar proyek musik. Ada nilai emosional di dalamnya, mengingat lagu-lagu Obbie telah menjadi bagian dari kenangan masa kecilnya bersama sang ibu.

Sementara bagi Obbie, kehadiran penyanyi muda seperti Icha menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kembali kekayaan musik nostalgia kepada pendengar masa kini. Jika rencana tersebut terealisasi, kolaborasi keduanya berpotensi menjadi jembatan antara musik lintas generasi.

Artikel Lainnya