Nasional

Bendera Merah Putih Diganti Bulan Bintang, Peringatan Damai RI-GAM di Banda Aceh Berakhir Ricuh

Oleh : Rikard Djegadut - Minggu, 16/08/2026 08:53 WIB


Bendera Merah Putih Diganti Bulan Bintang, Peringatan Damai RI-GAM di Banda Aceh Berakhir Ricuh

Jakarta, INDONEWS.ID - Aksi memperingati 21 tahun perdamaian antara Republik Indonesia (RI) dan Gerakan Aceh Merdeka (GAM) di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, berakhir ricuh pada Sabtu (15/8/2026). Kericuhan terjadi setelah bendera Merah Putih yang berkibar di halaman masjid diturunkan dan kemudian digantikan dengan bendera Bulan Bintang.

Berdasarkan pantauan di lokasi, kericuhan pecah setelah rangkaian doa dan zikir selesai sekitar pukul 11.11 WIB. Seorang massa memanjat tiang di halaman Masjid Raya Baiturrahman dan menurunkan bendera Merah Putih.

Tidak lama kemudian, massa lainnya naik ke tiang tersebut dan mengibarkan bendera Bulan Bintang. Aksi itu memicu ketegangan antara massa dan aparat keamanan yang berjaga di sekitar kompleks masjid.

Situasi semakin memanas setelah terdengar suara yang diduga berasal dari tembakan, disusul beberapa kali dentuman. Sejumlah massa kemudian mengejar aparat yang sebelumnya berjaga di luar kompleks masjid dan diduga melempari petugas.

Aparat berupaya mengendalikan situasi. Namun, kericuhan terus berlangsung hingga petugas menembakkan gas air mata untuk membubarkan massa.

Ketegangan juga terjadi di kawasan depan dan samping masjid. Massa dan aparat terlihat saling berhadapan, sementara sejumlah massa diduga melempari petugas dengan batu. Kondisi tersebut membuat warga yang berada di sekitar lokasi berhamburan menyelamatkan diri.

Warga yang sebelumnya berada di sekitar Simpang Kodim hingga kawasan Muhammad Jam kemudian berpencar ke sejumlah titik, termasuk pertokoan di Jalan Diponegoro.

Situasi mulai mereda sekitar pukul 11.42 WIB setelah lantunan ayat suci Al-Qur’an terdengar dari pengeras suara Masjid Raya Baiturrahman. Massa yang sebelumnya berhadapan dengan aparat perlahan mundur ke arah masjid.

“Hai ka mulai bet nyo, ka sep ile ka sep (hai sudah mulai mengaji, sudah sudah),” ujar seorang warga di lokasi.

Setelah kericuhan, sejumlah kendaraan milik warga, baik sepeda motor maupun mobil, terlihat mengalami kerusakan. Beberapa warga juga tampak terluka dan dibawa meninggalkan lokasi bentrokan.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi mengenai jumlah korban maupun total kerugian akibat kericuhan tersebut.

Artikel Lainnya